Berita


Redaktur Web
2020-01-10 15:35:56
Cetak Pemimpin yang bersifat Melayani, BDK Surabaya akan Selenggarakan PKP

BDKSURABAYA – Pelatihan Kepemimpinan Pengawas  (PKP) yang  menjadi bentuk baru dari diklat Kepemimpinan Tingkat IV direncanakan akan diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya pada tahun 2020. Tujuan PKP tersebut adalah untuk mengembangkan kompetensi peserta dalam rangka memenuhi standar kompetensi manajerial jabatan pengawas. Sedangkan  kompetensi yang dikembangkan dalam PKP merupakan kompetensi kepemimpinan melayani. Demikian penjelasan Danang Eka Sandi, Kasi Diklat Tenaga Administrasi balai Diklat Keagamaan Surabaya ketika dimintai penjelasan (10/01/2020).



Menurutnya, PKP nanti akan diselenggarakan dengan memadukan jalur klasikal dan non klasikal. Untuk jalur klasikal, peserta menerima materi di dalam kelas, sedangkan jalur non klasikal, proses pembelajaran dilakukan dengan metode e-learning dan bimbingan di tempat kerja.



Danang menjelaskan bahwa untuk mencapai kompetensi kepemimpinan, terdapat 5 agenda pembelajaran yang akan diberikan, pertama agenda kepemimpinan Pancasila dan belanegara; kedua agenda kepemimpinan pelayanan; ketiga agenda pengendalian pekerjaan; keempat agenda aktualisasi kepemimpinan dan kelima agenda orientasi program. Agenda orientasi program tersebut termasuk agenda penunjang dengan tujuan untuk memberikan pemahaman umum kepada peserta terkait kebijakan penyelenggaraan PKP.



Proses pembelajaran PKP tersebut menurut uraian Danang,  dilaksanakan selama 830  Jam Pelatihan (JP)  atau setara dengan 96  hari dengan rincian: selama 290  JP yang dapat dilaksanakan selama 36 hari pelatihan bertempat di tempat penyelenggaraan PKP; dan selama 540  JP yang dilaksanakan paling singkat 60  hari kalender bertempat di instansi pemerintah asal peserta. Ia juga menguraikan bahwa selama PKP, peserta nanti akan  dievaluasi yang meliputi evaluasi substansi, evaluasi studi lapangan, evaluasi aksi perubahan dan evaluasi sikap dan perilaku. Sedangkan nilai kelulusan minimal 70 sehingga bagi peserta yang mendapatkan nilai di bawah 70 bisa mendapatkan 1 kesempatan remedial sebelum PKP berakhir.



Untuk peserta PKP tersebut diutamakan mereka yang menduduki jabatan setigkat eselon IV (pengawas) yang berada pada wilayah kerja Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri se-Jawa Timur yang belum mengikuti diklat kepemimpinan tingkat IV. (AF).