Berita


Redaktur Web
2020-08-10 10:49:47
Terapkan Protokol Kesehatan,  BDK Surabaya Gelar 12 Angkatan Pelatihan di Wilayah Kerja

BDKSURABAYA –   Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya kembali menggelar Pelatihan di Wilayah Kerja (PDWK). Kali ini terdapat 12 Angkatan dengan  jumlah peserta  sebanyak 420 orang. Pelatihan tersebut terdiri dari Pelatihan Moderasi Beragama yang diselenggarakan di wilayah Kantor Kemenag Kota Surabaya, Kab. Sidoarjo, Kab. Probolinggo dan Kab. Lamongan, Pelatihan Manajemen Pembelajaran Madrasah Diniyah di Kab. Kediri, Pelatihan Pembelajaran Tematik Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang digelar di Kab. Kediri, Kab. Nganjuk dan 2 angkatan di Kota Probolinggo, Pelatihan Penyuluh Agama Non PNS  di Kab. Nganjuk dan Pelatihan Pelayanan Publik Madrasah di Kab. kediri dan Nganjuk. (10/08/2020).



Pelatihan yang  diselenggarakan di kantor Kemenag   dan satkernya tersebut sebagian besar dibuka oleh Kepala Kemenag setempat.  Rata-rata mereka memberikan apresiasi atas digelarnya peltihan di wilayah kerjanya. Menurut mereka guru dan tenaga kependidikan di madrasah perlu  secara kontinyu mengikuti pelatihan agar mampu menjalankan perannya dengan baik. Profesioanlisme SDM di madrasah perlu  ditingkatkan dengan  mengembangkan kompetensi pegawai melalaui pelatihan.



Di sisi lain, Kemenag mempunyai  kepentingan dalam menciptakan kerukunan umat beragama. Karenanya, pelatihan moderasi beragama yang diselenggarakan BDK Surabaya dipandang sangat tepat agar para penggerak kerukunan umat beragama semakin kompeten sehingga mampu menjalankan perannya sebagai penggerak kerukunan sekaligus ikut berpartisipasi dalam pencegahan dan pemecahan konflik sosial keagamaan.



Kegiatan pelatihan yang merupakan  bentuk kiprah BDK Surabaya dalam mewujudkan masyarakat produktif di era covid tersebut tetap memperhatikan protokol kesehatan. Panita  penyelenggara  menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun/handsanitizer,  menetapkan area wajib pakai masker, menyediakan alat pengukur suhu (thermogun) dan membersihkan ruangan secara rutin minimal 1 kali sehari  dengan disinfektan.



Di samping itu, selama proses pelatihan baik panitia maupun peserta diwajibkan untuk cuci tangan pakai sabun di air mengalir atau  menggunakan handsanitizer, menggunakan masker, memakai penutup wajah  (face shield),  menjaga jarak aman (physical distancing), peduli terhadap penerapan protokol kesehatan serta membawa surat keterangan sehat.



Pelatihan yang ditangani oleh tim BDK Surabaya dan Kemenag setempat tersebut direncanakan akan berakhir pada 27 Agustus 2020 untuk Pelatihan Moderasi Beragama dan 15 Agustus 2020 untuk pelatihan lainnya (AF).