Berita


Redaktur Web
2019-11-21 04:25:37
Perdalam Mata Kuliah Manajemen Diklat, Mahasiswa  Jurusan Manajemen Pendidikan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Adakan Studi Lapangn ke BDK Surabaya

BDKSURABAYA -  Mata kuliah manajemen diklat pada mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang diperdalam dengan mengadakan studi lapangan.  Kali ini yang dipilih adalah Balai Diklat Keagamaan (BDK)  Surabaya, dengan alasan bahwa BDK Surabaya adalah  salah satu lembaga diklat pemerintah yang dipandang sudah berpengalaman dalam menyelenggarakan diklat. (21/11/2019).



Studi lapangan dengan fokus  manajemen strategi diklat tersebut diikuti oleh 35 mahasiswa dan 1 dosen pendamping.  Mereka bertujuan ingin menggali bagaimana manajemen strategi dari BDK Surabaya. Seperti yang disampaikan Fantika, dosen UIN Maulana Malik Ibrahim yang mengampu materi manajemen  diklat, studi lapangan mahasiswa ke BDK Surabaya bertujuan untuk memperdalam pengetahuan mahasiswa tentang manajemen strategi dalam diklat.



Acara yang dikemas sederhana dan berlangsung sekitar 3 jam tersebut diisi dengan pemaparan materi  manajemen strategi dari Aziz Fuadi, Aparatur Sipil Negara BDK Surabaya, berlanjut dengan tanya jawab.



Dalam penjelasannya Aziz menyampaikan bahwa manajemen diklat adalah sebuah proses yang melibatkan fungsi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dalam  diklat. Sedangkan manjemen strategi menjadi bagian dari manajemen diklat, karena menyangkut perencanan yang terarah dan menyeluruh tentang cara-cara organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan memanfaatkan semaksimal mungkin sumber daya yang ada.



Menurutnya, idealnya sebuah organisasi perlu menjalankan manajemen strategi sehingga mampu survive dalam menghadapi tantangan jaman. Di samping itu, dengan strategi, organisasi akan lebih mudah beradaptasi dengan perubahan lingkungan, membuat organisasi lebih efektif dan mampu mengeliminir timbulnya masalah di masa mendatang. Dalam penjelasannya, kondisi internal dan eksternal organisasi juga mempengaruhi strategi apa yang akan dirumuskan.  Kondisi internal terdiri dari sumber daya yang ada, struktur dan budaya dari organisasi. Sedangkan lingkungan eksternal adalah stakeholder, peraturan pemerintah, perkembangan teknologi dan pesaing.



Proses dari manajemen strategi dalam penjelasannya terdiri dari tahapan perumusan, implementasi dan evaluasi strategi. Dalam perumusan strategi terdiri dari kegiatan pembuatan visi, misi, analisis lingkungan internal dan eksternal, penentuan rencana jangka panjang dan pemilihan strategi. Implementasi strategi adalah proses penerapan strategi yang telah dipilih, sedangkan evaluasi strategi adalah tahapan  penilaian apakah strategi yang diterapkan tersebut sudah tepat, efektif dan efisien untuk  mencapai tujuan yang telah ditetapkan.  Jika strategi saat ini dipandang belum efektif, maka bisa dilakukan perumusan strategi lagi atau  perbaikan strategi agar sesuai dnegan kondisi organisasi.



Sedangkan strategi dari BDK Surabaya dalam mengelola diklat terdiri dari meningkatkan kualtas diklat, meningkatkan relevansi diklat, meningkatkan sosialisasi dan komunikasi hasil kediklatan dan meningkatkan jejaring kerja lembaga diklat.(AF).