Berita


Redaktur Web
2019-12-03 13:19:27
Enam Tim  dari BDK Surabaya akan Lakukan Monev Latsar ke 9 Wilayah Kerja

BDKSURABAYA – Monitoring dan Evaluasi (Monev) untuk peserta pelatihan dasar (Latsar) bertujuan untuk menilai, menganalisis dan menjamin  bahwa kegiatan aktualisasi peserta akan berlangsung sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.  Kegiatan tersebut juga berfungsi  untuk memperkuat peserta Latsar agar mereka benar-benar menerapkan nilai-nilai ANEKA  (akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu dan anti korupsi), dan  memahami serta menerapkan peran dan kedudukan PNS dalam kerangka NKRI  di tempat kerja.  Selanjutnya nilai-nilai tersebut diharapkan akan terus diterapkan selama mereka menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) (03/12/2019).



Pada  tanggal 8 sampai dengan 10 Desember 2019 mendatang, tim dari Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya akan mengadakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan aktualisasi peserta Latsar. Terdapat 6 tim yang akan ditugaskan ke wilayah untuk mengadakan monitoring dan evaluasi.  Masing-masing tim yang beranggitakan 3 orang tersebut  akan diterjunkan ke 9 wilayah, kerja  yaitu ke Kantor  Kemenag Kab. dan Kota Blitar,  Bojonegoro, Bondowoso, Jember, Situbondo, IAIN Jember, dan IAIN Ponorogo.



Peserta Latsar yang akan dievaluasi jumlahnya bervariasi pada masing-masing wilayah kerja. Di Kantor Kemenag Kab. Blitar sebanyak 14 peserta, Kota Blitar 6 Bojonegoro 15, Bondowoso 10, Jember 12, IAIN Jember 17, Situbondo 3,  Ponorogo 13 dan IAIN Ponorogo 12 orang. Setiap peserta  diberikan kuesioner yang berisi pertanyaan uraian yang bersifat  terbuka, sedangkan untuk mentor (atasan) diberikan kuesioner dengan pernyataan dan pertanyaan dengan skala likert dengan pilihan tidak setuju, kurang setuju, setuju dan sangat setuju.



Di samping mengisi pada kuesioner,  peserta akan diwawancarai oleh petugas tentang pelaksanaan aktualisasi selama di tempat kerja, misalnya tentang kesesuaian antara rancangan kegiatan aktualisasi dengan implementasi kegiatan Hasil dari kuesioner tersebut akan dianalisis oleh tim, selanjutnya dituangkan dalam bentuk laporan montaring dan evaluasi yang hasilnya bisa menjadi  solusi atas permasalahan dan referensi atas pelaksanaan Latsar tahun-tahun yang akan datang. (AF).