Berita


Redaktur Web
2019-12-16 12:03:41
Peserta Latsar dari 7 Wilayah Kerja akan Jadi Responden Monev dari BDK Surabaya

BDKSURABAYA – Terdapat 7 (tujuh)  wilayah kerja yang pesertanya direncanakan akan jadi responden  monitoring dan evaluasi (Monev) Pelatihan Dasar   (Latsar) Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya (Latsar) pada  tanggal 18 s.d. 20 Desember 2019.  Wilayah kerja tersebut terdiri dari kantor Kemenag Kab. Pasuruan, Kota Pasuruan,  Kab. Probolinggo, Kota Probolinggo, Kab. Trenggalek, Kab. Lamongan dan Kab. Tuban. Sedangkan tempat pelaksanaannya  direncanakan berada di 4 tempat, yaitu di kantor Kemenag Kab. Pasuruan, Kab. Probolinggo,Kab. Trenggalek dan Kab. Lamongan(16/12/2019).



Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk menilai, menganalisis dan menjamin  bahwa kegiatan aktualisasi peserta akan berlangsung sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Dengan kegiatan monev diharapkan peserta lebih termotivasi dalam menerapkan nilai-nilai ANEKA  (akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu dan anti korupsi), dan  memahami serta menerapkan peran dan kedudukan PNS dalam kerangka NKRI  di tempat kerja.  Selanjutnya nilai-nilai tersebut diharapkan akan terus diterapkan selama mereka menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), tidak hanya pada saat proses aktualisasi di tempat kerja.



Peserta Latsar yang akan jadi responden monitoring dan evaluasi jumlahnya bervariasi pada masing-masing wilayah kerja. Peserta dari kantor Kemenag Kab. Pasuruan terdiri dari 6 orang, Kota Pasuruan 4, Kab. Probolinggo 6, Kota Probolinggo 6, Kab. Trenggalek 10, Kab. Lamongan 7 dan Kab. Tuban 8 orang. Setiap peserta  diberikan kuesioner yang berisi pertanyaan uraian yang bersifat   gterbuka, sedangkan untuk mentor (atasan) diberikan kuesioner dengan pernyataan dan pertanyaan dengan skala likert dengan pilihan tidak setuju, kurang setuju, setuju dan sangat setuju.



Di samping mengisi kuesioner,  peserta akan diwawancarai oleh petugas tentang pelaksanaan aktualisasi selama di tempat kerja, misalnya tentang hambatan-hambatan yang dihadapi, kesesuaian antara rancangan kegiatan aktualisasi dengan implementasi kegiatan dll. Hasil dari kuesioner tersebut akan dianalisis oleh tim, selanjutnya dituangkan dalam bentuk laporan montaring dan evaluasi yang hasilnya bisa menjadi  solusi atas permasalahan dan referensi atas pelaksanaan Latsar pada tahun berikutnya. (AF).