Berita


Redaktur Web
2020-07-13 11:00:14
Berikan Sambutan,  Plt. Kepala Balitbangdiklat Kemenag RI Ajak Peserta terapkan Nilai-nilai Budaya Kerja

BDKSURABAYA- Tiga angkatan diklat jarak jauh (DJJ) yang diselenggarakan Balai Diklat Keagamaan  (BDK) Surabaya dibuka oleh Plt. Kepala  Badan Litbang dan Diklat (Balitbangdiklat) Kementerian Agama (Kemenag) RI, Mahsusi dari Jakarta melalui zoom cloud meeting. Diklat tersebut terdiri  dari DJJ Penyusunan RPP Guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) angkatan V, DJJ Penyusunan RPP bagi Guru PAI SD Angakatan I dan DJJ Penilaian Pembelajran  Guru MTs Angkatan V,. (13/07/2020).


Pada kesempatan tersebut Plt. Kepala Balitbangdiklat mengajak kepada seluruh peserta untuk menerapkan nilai-nilai tertentu sebagai kunci kesuksesan. Faktor  kesuksesan sebuah generasi agar menjadi generasi emas menurutnya lebih terletak pada penerapan  nilai-nilai, seperti  kedidisiplinan, profesional, kejujuran, kerja keras, sikap adil dan berjiwa wirausaha.


Menurutnya, sikap disiplin mempunyai hubungan erat dengan kesuksesan. “Mengapa tata disiplin ini saya angkat dalam beberapa pertemuan karena disiplin itu mempunyai korelasi signifikan dengan kesuksesan. Yuk kita tanamkan sama-sama untuk berdisiplin dalam bekerja, beribadah, menjaga kesehatan dan disiplin dalam mengikuti diklat,” ajaknya.


Di samping itu,  bagi pria yang saat ini menjabat sebagai Kepala Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaaan Balitbangdiklat Kemenag RI tersebut, sikap profesional harus senantiasa ada pada setiap profesi. “Profesional itu bermakana bekerja yang baik, bekerja dengan baik dan bekerja menghasilkan yang terbaik,” jelasnya.


Selain nilai-nilai tersebut, menurut pria yang meraih gelar doktor ilmu manajemen dari Universitas Persada Indonesia tersebut, peserta yang notabene sebagai Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama diajak untuk menerapkan nilai-nilai budaya kerja yang terdiri dari integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab dan keteladanan.




Ia juga menekankan pentingnya mutu pada guru-guru “jadilah guru yang bermutu,” ajaknya. Menurutnya mutu adalah sebuah investasi sedangkan yang tidak bermutu hanya akan menjadi beban.


Sedangkan pada akhir sambutannya, ia mengajak agar guru-guru meningkatkan kemampuan di bidang teknologi informasi, terus belajar secara kontinyu dan bersemangat untuk meraih prestasi sehingga membawa kemanfaatan besar bagi lembaga.


Hadir dalam kegiatan pembukaan tersebut Kepala Balai Diklat Keagamaan Surabaya, Muchammad Toha, para pejabat eselon IV dan panitia penyelenggara.


Direncanakan Kegiatan DJJ yang diikuti oleh 120 peserta   akan diakhiri pada 31 Juli 2020 (AF).