Berita


Redaktur Web
2019-05-31 11:58:12
Sekretaris Balitbangdiklat Berikan Sosialisasi Moderasi Beragama

BDKSURABAYA – Balai Diklat Keagamaan Surabaya menggelar sosialisasi moderasi beragama dengan narasumber Sekretaris Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI, Ishom Yusqi. Acara tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya terhdap terciptanya kerukunan umat beragama (31/05/2019).


 “Moderasi itu artinya tawazun, berada di tengah, tidak terjebak pada ekstrimitas, ekstrim kanan atau kiri” , tegas Ishom. Ia menuturkan bahwa sebenarnya Islam itu sudah moderat.  Ajaran agama, dalam penjelasannya  adalah untuk  kemuliaan harkat dan martabat manusia.


“Jadi seluruh agama tidak mungkin merusak nilai-nilai universal, tidak ada ajaran islam yang merusak manusia, tidak ada ajaran islam yang mendegradasi kemuliaan harkat dan martabat manusia. Seluruh ajaran Islam sesuai dengan fitrah. Jadi beragama yang membumi. Tidak berhadap hadapan dengan adat istiadat dan budaya.”, lanjutnya.


Ia menuturkan bahwa sebaiknya  umat Islam beragama dengan mencontohkan Nabi Muhammad S.A.W. yang selanjutnya diteruskan oleh salafussholih sebagai generasi umat yang menrapkan ajaran ahlussunnah wal jamaah. Beragama baginya adalah berkeyakinan, mengamalkan dan menghayati agama.


Dalam pengamalan agama,  ia mengajak agar beagama  dengan tetap menjaga kebinekaan dan kerukunan antar dan intern umat beragama. “Sejatinya agama mencakup dan terlumpul ajaran-ajaran yang baik yang tidak bertentangan dengan  nilaii-nilai universal,” jelasnya.





Sosialisasi yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara Balai Diklat Keagamaan Surabaya dan tamu undangan tersebut berakhir saat adzan dhuhur berkumandang. Kegiatan tersebut selain memberikan pemahaman tentang moderasi bergama juga sebagai informasi awal dari rencana akan diselenggarakannya diklat moderasi beragama di Balai Diklat Keagamaan Surabaya (AF).