Berita


Redaktur Web
2019-07-03 10:52:19
Penyuluh Non PNS, Guru MI dan ASN di Madrasah di 7 Kantor Kemenag akan Ikuti DDWK

BDKSURABAYA – Diklat di Wilayah Kerja (DDWK) menjadi kegiatan dari Balai Diklat Keagamaan  (BDK) Surabaya yang diselenggarakan di daerah. Kali ini sebanyak 7 angkatan diklat akan diselenggarakan di 7 wilayah kerja  Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, yaitu di  Kantor Kemenag Kab. Tulungagung, Kab. Lamongan, Kab. Lumajang, Kab. Sumenep, Kab. Jember, Kab. Kediri dan Kab. Blitar. Sebanyak 105 penyuluh agama Non PNS akan mengikuti  Diklat Teknis Substantif (DTS) Penyuluh Agama Non PNS di Kab. Tulungagung, Lamongan dan Lumajang, 105 Guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) akan mengikuti DTS Penilaian Pembelajaran bagi Guru MI di Kab. Jember dan Kediri dan 35 ASN madrasah akan mengikuti DDWK Pelayanan Publik di kantor Kemenag Kab. Blitar (03/07/2019).



Kegiatan tersebut direncanakan akan diselenggarakan 8 Juli mendatang dan akan berakhir pada 13 Juli 2019. Semua kegiatan akan dilaksanakan di kantor Kemenag Kab. setempat. Pada tiap diklat  diikuti oleh 35 peserta sehingga jumlah peserta secara keseluruhan berjumlah 245 orang. Untuk DTS Penyuluh Non PNS diikuti oleh para penyuluh dengan status Non PNS, sedangkan peserta diklat yang lain bisa berstatus PNS maupun non PNS. Namun ada persyaratan pokok yang harus dipenuhi, yaitu calon peserta tersebut belum pernah mengikuti diklat minimal 4 tahun terakhir.



Mereka akan menerima materi dari pengajar sesuai dengan jenis diklat yang diikuti, yang terdiri dari materi dasar, inti dan penunjang. Materi tersebut disampaikan dengan pendekatan andragogi melalui metode ceramah, tanya jawab, diskusi, penugasan dan metode lainnya. Sedangkan pengajarnya terdiri dari widyaiswara, pejabat dari BDK Surabaya dan pejabat dari kantor Kemenag Kab. setempat.(AF).