Berita


Redaktur Web
2019-12-27 04:44:21
Indeks Kepuasan Layanan Diklat BDK Surabaya Sebesar 81,33

BDKSURABAYA-  Sebagai lembaga yang  memberikan layanan publik berupa  layanan pendidikan dan pelatihan (diklat), Balai Diklat Keagamaan Surabaya sangat berkepentingan terhadap penllaian masyarakat yang menggunakan layanan diklat. Penilaian tersebut menjadi tolok ukur seberapa baik kualitas layanan  yang diberikan kepada masyarakat (peserta diklat). (27/12/2019).


Karenanya, perlu dilakukan survei tentang  kualitas layanan diklat di  Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya. Tingkat kepuasan dari peserta atas layanan diklat akan ditunjukkan dari tingginya perolehan Indeks Kepuasan Layanan Diklat. Semakin tinggi indeksnya, maka semakin baik tingkat layanannya. Sebaliknya,  perolehan indeks kepuasan yang rendah menunjukkan  rendahnya kualitas layanan yang diberikan.


Pada tahun 2019 BDK Surabaya  melakukan survei kepuasan layanan diklat. Mereka yang menjadi responden pada survei ini adalah peserta  dari diklat yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Surabaya mulai bulan Februari sampai dengan November 2019. Dari kuesioner yang dikirimkan melalui link watsapp pribadi dan grup berupa  google form,  diperoleh 365 responden yang berpartisipasi dan memenuhi syarat dalam survei tersebut.. Beberapa responden yang mengisi kuesioner lebih dari satu kali hanya dihitung satu kali.


Tingkat partisipasi responden yang  berjenis kelamin laki-laki lebih banyak dibanding  perempuan. Dari 365 responden, terdapat 190 laki-laki (52,05%) dan 175 perempuan (47,95%).


Berdasarkan jenis diklat yang diikuti, komposisi responden yang mengisi survei ini adalah sebagai berikut : alumni Diklat Teknis Pendidikan ( Diklat untuk guru, pengawas, calon pengawas, calon kepala madrasah dan kepala madrasah) sebanyak 131 responden (35,89%), alumni Diklat Teknis Keagamaan (Diklat untuk penyuluh, penghulu, petugas hisab rukyat, pengelola pondok pesantren, pembina keluarga sakinah ) sebanyak 30 responden (8,22%), alumni Diklat Kepemimpinan Tingkat IV sebanyak 14 orang (3,83%), alumni Pelatihan Dasar CPNS Golongan III sebanyak 180 responden (49,32%) dan  alumni Diklat tenaga Administrasi (Diklat untuk bendahara, pengelola BMN, kepegawaian, pengelola keuangan, pengelola persuratan dan kearsipan, pengelola perpustakaan dan diklat administrasi lainnya) sebanyak 10 orang (2,74%).


Sedangkan unsur yang dipakai untuk mengukur persepsi peserta diklat dalam survei ini sebanyak 9 yang dituangkan dalam bentuk pernyataan dengan 4 pilihan jawaban dengan skala ordinal.


Ke 9 unsur  tersebut  Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat, terdapat 9 unsur yang menjadi indikator dalam mengukur tingkat kepuasan masyarakat, yaitu Kesesuaian persyaratan pelayanan dengan jenis pelayanannya; (2) Kemudahan prosedur pelayanan di Balai Diklat Keagamaan Surabaya; (3) Kecepatan pelayanan di Balai Diklat Keagamaan Surabaya; (4) Kesesuaian antara biaya yang dibayarkan dengan biaya yang telah ditetapkan; (5) Kesesuaian antara hasil pelayanan yang diberikan dengan ketentuan yang telah ditetapkan; (6) Kemampuan petugas dalam memberikan pelayanan; (7) Sikap (kesopanan dan keramahan) petugas dalam memberikan pelayanan; (8) Kesesuaian antara pelaksanaan pelayanan yang diberikan dengan maklumat (standar pelayanan) yang ditetapkan; (9) Penanganan terhadap pengaduan, saran dan masukan.


Dari analissi data pada hasil kuesioner, diperoleh Nilai Indeks Kepuasan Layanan Diklat (IKLD) pada Balai Diklat Keagamaan Surabaya.. Nilai total Indeks Kepuasan Layanan Diklat dengan skala 0 – 9 adalah sebesar  7,32 atau 3,25 dengan skala 0-4 .  Jika dikategorikan dengan 4 kriteria, yaitu yaitu tidak puas (<1) , kurang puas (1,01-2,00), puas (2,01-3,00) dan sangat puas (3,01-4,00),  maka IKLD yang diperoleh Balai Diklat Keagamaan Surabaya berada pada kategori sangat puas.


Tahun 2019 tersebut menjadi tahun kedua survei tentang kepuasan layanan diklat di BDK Surabaya. Untuk nilai indeks kepuasan layanan diklat mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, yaitu 3,10 pada tahun 2018 menjadi 3,25 pada tahun 2019 dengan skala 4. Jika dibuat pada skala 100 maka IKLD BDK Surabaya berada pada angka 81,33., dengan kriteria  tidak puas (<25), kurang puas (25,01-50,00), puas (50,01-75,00) dan sangat puas (75,01-100,00).(AF).