Berita


Redaktur Web
2020-09-03 12:50:03
Ikuti PJJ, Peserta Pelatihan PKP Aktif Manfaatkan Forum Diskusi

BDKSURABAYA – Pelatihan jarak jauh (PJJ)  Peningkatan Kompetensi Pengawas ternyata menarik minat para pengawas di Jawa Timur. Mereka  secara aktif mengikuti pelatihan tersebut, bahkan antusias memanfaatkan menu forum diskusi dalam portal PJJ. Sebagian besar peserta terlibat rajin menanggapi tema diskusi yang disampaikan widyaiswara. (03/09/2020).


Pada tema diskusi tentang supervisi akademik, rata-rata peserta menganggap pentingnya supervisi akademik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah.  Menurut Ainil Fitri, pengawas dari kantor Kemenag Kab. Situbondo, kualitas kegiatan belajar mengajar  (KBM) akan semakin meningkat dengan adanya supervisi akademik


“Supervisi Akademik menambah kualitas KBM menjadi lebih baik, yang kemudian berakibat kepada kenaikan tingkat keberhasilan siswa dalam belajar. begitu juga dengan kelengkapan perangkat pembelajaran menjadi lebih baik, lebih lengkap dan terupdate,” urainya.


“Pelaksanaan supervisi akademik dilakukan secara rutin dan berkesinambungan sesuai dengan fokus topik supervisi akademiknya, juga sesuai dg program kerja pengawas, supervisi tidak hanya pada fisik tetapi juga pada nonfisik, seperti pada performance, metode, penguasaan materi, penguasaan kelas dll.; sehingga diharapkan ada perbaikan menyeluruh dan terus menerus baik bagi guru, kualitas murid, maupun bagi pengawas,’ lanjutnya dalam diskusi tersebut.


Ia berpandangan bahwa supervisi akademik bertujuan untuk memperbaiki cara mengajar guru.


“Supervisi akademik dilakukan bukan untuk mencari-cari kesalahan guru, akan tetapi untuk perbaikan KBM. Jika hal ini disadari oleh guru maka supervisi akademik ini menjadi hal yang sangat dirindukan oleh guru, kepala madrasah dan oleh pengawas itu sendiri,” jelasnya.


Ahmad Rustam, pengawas dari kantor Kemenag Kab. Bondowoso pun setuju dnegan pandangan  Ainil Fitri.


“Sangat setuju dengan tanggapan sauadara, sehingga kegiatan supervisi teramat dibutuhkan dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran yang semakin baik dan terarah sesuai dengan tujuan yang diharapkan,” urainya.


Menurut Dholib, pengawas dari kantor Kemenag Kab. Lamongan, kegiatan supervisi akademik sangatlah penting.


“Pengawas sangat diharapkan kehadirannya oleh guru yang kreatif dan aktif untuk datang di lembaga, karena guru juga ingin mendapatkan pengakuan dari pengawas binanya kalau dia bisa mengajar lebih baik, tapi bagi guru-guru yang kurang kreatif, kedatangan pengawas adalah masalah tersendiri, karena takut admnistrasi belum lengkap dan lain-lain,’ ungkapnya.


Pada diskusi tersebut, rata-rata peserta sepakat bahwa supervisi akademik menjadi kegiatan yang penting dan bisa dilaksanakan secara kontinyu dengan tujuan dapat meningkatkan kualitas proses pembelajran di madrasah. Di samping itu, mereka berpandangan bahwa seorang pengawas hendaknya mampu memberikan solusi bagi kesulitan yang dialami guru dan kepala madrasah.(AF).