Berita


Redaktur Web
2019-08-05 13:42:30
Saat Buka Diklat Kabid Pendma Kanwil Kemenag Provinsi Jaitm Ajak Peserta  untuk Luruskan Niat dan Berintegritas

 


BDKSURABAYA -  Setiap pribadi adalah sebagai pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawabannya. Agar  mampu mempertanggungjawabkan  perbuatannya, maka  perlu meluruskan niat atas segala yang dilakukan. Segala sesuatu perlu diiniatkan untuk beribadah, karena tujuan diciptakan manusia hanyalah untuk mengabdi kepadaNya. Demikian penjelasan Ahmad Suruji Bahtiar, Kabid Pendma Kanwil Kementrian Agama Provinsi Jawa Timur ketika membuka diklat di Balai Diklat Keagamaan Surabaya. (05/08/2019).



Menurutnya, ketika peserta dipanggil untuk mengikuti diklat perlu disertai dengan niat untuk mencari ilmu dan semata-mata karena beribadah kepadaNya. Niat tersebutlah yang akan menghantarkan peserta menjadi orang yang dimulyakan Allah S.W.T. Hal tersebut juga merupakan perwujudan dan  ayat  “wa maa kholaqtul jinnaa wal insaa illaa liya’buduun,’ tegas Bahtiar.



Di samping menjaga niat, peserta diharapkan untuk menjaga konsistensi antara apa yang dipikirkan dengan apa yang dilakukan atau yang dikenal dengan istilah integritas;  tetap bersemangat dan selalu punya motivasi  diri.  Hal terseut bisa muncul ketika manusia selalu menjaga hati agar tetap  berada dalam kondisi sesuai dengan fitrahnya.



Sambutan yang disampaikan Kabid Pendma tersebut  sejalan dengan  inti sambutan yang disampaikan Kepala Balai diklat Keagamaan Surabaya, Muchammad Toha yang pada intinya mengajak peserta untuk tetap menjaga motivasi diri, disiplin dalam mengikuti kegiatan dan tetap  menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Keberadaan peserta diharapkan mampu menciptakan persatuan bangsa bukan justeru menjadi sumber perpecahan bangsa.



Kegiatan diklat yang diikuti oleh 7 angkatan tersebut terdiri dari Diklat Teknis Substantif (DTS) Penyuluh Agama Non PNS Angkatan ke-9, 10 dan 11, DTS Guru Biologi MA, DTS Guru Sosiologi MA, DTS Guru IPS MTs Angkatan ke-2,  dan DTS Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum Angkatan ke-1. Jumlah peserta yang mengikuti diklat sebanyak 245 orang yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara di wilayah Kerja Kantor Kemenag di Provinsi Jawa Timur. Mereka akan mengikuti proses pembelajaran hingga 10 Agustus mendatang.(AF).