Berita


Redaktur Web
2019-10-02 09:50:35
Tiga Ratus Enam Puluh CPNS Kemenag akan Ikuti Latsar di Hotel Grand Park dan Graha Widya Bhakti Stiesia Surabaya

BDKSURABAYA- Sebanyak 360 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di wilayah kerja Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur dan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) se-Jawa Timur direncanakan akan mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) yang diselenggarakan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya di hotel Grand Park dan di  Graha Widya Bhakti Stiesia Surabaya. Terdapat 4 angkatan dengan jumlah peserta 160 orang (angkatan ke- 19 s.d. 22) yang diselenggarakan di hotel Grand Park, sedangkan angkatan ke-23 s.d. 27 dengan jumlah peserta sebanyak 200 orang diselenggarakan di Graha Widya Bhakti, Stiesia Surabaya.(02/10/2019).



Tujuan dari diselenggarakan Latsar tersebut adalah  untuk membentuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang profesional, yaitu PNS yang karakternya dibentuk oleh sikap dan perilaku bela negarara, nilai-nilai dasar PNS, dan pengetahuan tentang kedudukan dan peran PNS dalam NKRI serta menguasai bidang tugasnya sehingga mampu melaksanakan tugas dan perannya secara profesional sebagai pelayan publik.



Sedangkan kompetensi yang ingin dicapai dari pelatihan tersebut adalah agar PNS mampu menunjukkan sikap perilaku bela negara, mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS dalam pelaksanaan tugas dan jabatannya, mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS dalam kerangka NKRI serta  menunjukkan penguasaan kompetensi teknis yang dibutuhkan sesuai dengan bidang tugasnya.



Terdapat 2 bagian dalam struktur kurikulum Latsar, yaitu terdiri dari, pertama, kurikulum pembentukan karakter PNS yang terdiri dari agenda sikap dan perilaku bela negara, agenda nilai-nilai dasar PNS, agenda kedudukan dan peran PNS dalam NKRI dan agenda habituasi.  Kedua, kurikulum penguatan kompetensi teknis bidang tugas, yang terdiri dari kompetensi teknis umum/administrasi dan kompetensi teknis substantif.



Kegiatan tersebut direncanakan akan dibuka secara serentak pada 7 Oktober 2019 dan berakhir pada 28 November 2019. Untuk rincian kegiatannya, pada 07 s.d. 26 oktober 2019 peserta on campus untuk mengikuti pembelajran di kelas. Tanggal 27 Oktober s.d. 25 November 2019, peserta menjalani off campus (aktualisasi di tempat kerja). Terakhir pada 26 s.d. 28 November 2019 peserta on campus untuk mengikuti evaluasi aktualisasi.



Selama proses pembelajaran, peserta akan menerima materi yang berisi materi dasar, inti dan penunjang dari pengajar yang terdiri dari widyaiswara, Yonif Raider 500 Surabaya, Kanwil Kemenag Prov. Jatim,  pejabat BDK Surabaya, pejabat eselon I dan Eselon II dari Kemenag.



Proses pembelajran berlangsung dengan pendekatan andragogi dengan metode ceramah, pembahasan kasus, penugasan, role playing, tanya jawab dan metode lain yang sesuai.



Kegiatan yang dibiayai oleh DIPA BDK Surabaya tersebut akan ditangani oleh panitia penyelenggara yang telah mengikuti training officer course (TOC) dan management of training (MOT).  Pada tiap angkatan akan ditugaskan  3 orang ASN BDK Surabaya yang siap menjadi panitia secara profesional.(AF).