Berita


Redaktur Web
2019-04-09 12:14:09
PESERTA DIKLAT PENILAIAN PEMBELAJARAN BERSEMANGAT IKUTI MATERI KONSEP DASAR PENILAIAN PEMBELAJARAN

BDKSURABAYA – Hari kedua pelaksanaan diklat Penilaian Pembelajaran di wilayah kerja Kantor Kemenag Kab. Tuban diwarnai dengan antusiasme peserta dalam mengikuti materi yang disampaikan widyaiswara.   Konsep Dasar Penilaian Pembelajaran menjadi pembuka dari materi inti dalam diklat tersebut. Menurut Miftakhul Anwar, widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Surabaya yang mengajar materi tersebut, konsep dasar penilaian pembelajaran perlu dipahami terlebih dahulu oleh peserta sebelum berlanjut ke materi inti lainnya. (09/04/2019).


Menurutnya Konsep dasar Penilaian Pembelajaran tersebut mencakup pengertian penilaian pembelajaran, pendekatan penilaian pembelajaran, prisnip-prinsip penilaian pembelajaran dan tujuan  penilaian pembelajaran. Dalam pandangannya, penilaian pembelajran adalah sebuah kegiatan yang bertujuan untuk memperoleh informasi hasil belajar anak didik serta menggunakan informasi tersebut untuk mencapai tujuan pendidikan. Penilaian tersebut tidak hanya mengukur hasil belajar anak didik melalui tes  melainkan penilaian yang menyeluruh, mencakup proses kegiatan belajar.


Anwar menjelaskan bahwa terdapat tiga macam pendekatan dalam penilaian pembelajaran, yaitu assesment of learning (penilaian akhir pembelajaran), assesment for learning (penilaian untuk pembelajaran) dan assesment as learning (penilaian sebagai pembelajaran.) Assesment of learning dilakukan pada setiap akhir pembelajaran seperti adanya tes-tes yang dilakukan guru seperti ujian, tes sumatif atau tes-tes lainnya. Assesment for learning  dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung dan bertujuan untuk dasar perbaikan proses pembelajaran. Sedangkan assesment as learning dilakukan selama proses pembelajaran namun melibatkan peserta dalam proses penilaian.


Ia melanjutkan bahwa prinsip-prinsip penilaian menurutnya adalah valid, obyektif, adil, terpadu, terbuka, sistematis,  menyeluruh dan berkesinambungan,  terstandar dan akuntabel. Untuk tujuan penilaian pembelajaran ia menjelaskan bahwa penilaian bertujuan untuk mengetahui kompetensi anak didik baik pengetahuan, keterampilan maupun sikap mental. Di samping itu juga untuk menetapkan ketuntasan penguasaan kompetensi belajar, menetapkan program perbaikan dan memperbaiki proses pembelajaran (AF).