Berita


Redaktur Web
2019-12-11 13:01:54
Hasil Monev: Peserta Latsar di Wilayah Kerja Kantor Kemenag Kab. dan Kota Blitar Mampu Jalani Program Aktualisasi

BDKSURABAYA -  Hasil Monitoring dan Evalusi (Monev) peserta Pelatihan dasar (Latsar)  yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Surabaya di  Kantor Kemenag Kab. Blitar  menunjukkan kesimpulan yang positif.  Peserta Latsar yang menjadi responden pada kegiatan tersebut berjumlah 20 orang, yang terdiri dari 14 orang dari kantor Kemenag Kab. Blitar dan 6 orang dari kantor Kemenag  Kota Blitar. (11/12/2019)



Dari 20 peserta yang menjadi responden monev menunjukkan bahwa mereka  mampu menjalankan program aktualisasi selama di unit kerja.  Meskipun ada hambatan, namun rata-rata mereka mampu menghadapinya. Hambatan yang mereka hadapi rata-rata berkisar tentang waktu pelaksanaan program yang berubah dari yang direncanakan sebelumnya.  Akhirnya mereka mencari waktu di mana tidak berbenturan dengan kegiatan yang ada di madrasah.



Di samping konsultasi dengan coach (pembimbing), selama menjalani proses aktualisasi, semua peserta senantiasa berkoordinasi dan konsultasi mentor (atasan), guru senior dan teman sekerja sehingga mendapat respon positif dari lingkungan kerja. Rata-rata lingkungan kerja menyambut baik kegiatan aktualisasi  karena  kegiatan tersebut dipandang mempunyai dampak positif terhadap kinerja lembaga. Bahkan hampir semua program yang  dibuat para peserta yang berprofesi sebagai guru tersebut mampu meningkatkan kemandirian, motivasi belajar, disiplin dan mampu mendongkrak prestasi belajar siswa. Jika program aktualisasi tersebut berupa teknik, cara baru atau metode baru untuk meningkatkan prestasi belajar siswa, ada semacam pre test dan post test dari program. Rata-rata siswa mendapatkan nilai post test lebih baik dibanding pre testnya. Hal itu menunjukkan bahwa program aktualisasi berdampak positif terhadap  siswa dan madrasah.



Selain menerpakan program aktualisai sesuai dengan rancangan aktualisai yang telah dibuat sebelumnya, peserta diwajibkan untuk mnerpakan nilai-nilai ANEKA ANEKA (akuntabilitas, nasionalisme,  etika publik, komitmen mutu dan anti korupsi) dalam setiap kegiatan. Dari hasil evaluasi semua peserta mengaku tidak merasa kesulitan dalam menerapkan nilai-nilai ANEKA di dalam lingkungan kerja. Bahkan mereka berniat akan selalu menerapkan nilai-nilai ANEKA sampai mereka pensiun dari PNS. (AF).