Berita


Admin Website BDK Surabaya
2017-01-09 06:54:06
ASN BDK SURABAYA: KERJA SAMA YANG KOMPAK ADALAH INTI DARI KERJA TIM

 


BDKSURABAYA.kemenag.go.id – Aparatur Sipil Negara (ASN) Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya siap ditugaskan sebagai panitia pelaksana diklat tahun 2017 yang diselenggarakan di Kampus BDK Surabaya maupun di daerah. Persiapan untuk kegiatan tahun 2017 pun mulai dikerjakan.


                Hilda Suroyya, misalnya, ASN yang sehari-harinya bertugas sebagai pengelola humas dan protokol tersebut menyatakan kesiapannya jika diberi tugas sebagai panitia pelaksana. Menurutnya, Balai Diklat Keagamaan Surabaya adalah institusi yang mempunyai tugas memberikan pendidikan dan pelatihan bagi ASN di wilayah kerja Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur. Maka pegawainya pun harus mendukung tugas tersebut. Meskipun tugas pokoknya adalah sebagai pengelola humas dan protokol, menjadi panitia diklat baginya juga sebagai tugas pokok karena sejalan dengan fungsi institusi tempatnya bekerja. Ia berharap agar yang ditunjuk sebagai panitia mampu bekerja sama dengan baik. “Kerja sama yang kompak adalah inti dari kerja tim,” ujar Hilda.


                Pernyataan serupa disampaikan oleh Lutfi, Pengelola BMN BDK Surabaya. Baginya pekerjaan akan terasa ringan jika ada kerja sama yang kompak. Di samping kesibukannya sebagai pengelola BMN, ia juga bertugas menjadi panitia diklat yang dilaksanakan di kampus BDK Surabaya maupun di daerah dalam bentuk diklat di tempat kerja atau di wilayah kerja. “Tanpa kerja sama yang kompak, pekerjaan hanya akan terpusat pada satu atau dua orang sehingga akan menjadi beban bagi mereka,” urai Lutfi.


                Moelyono yang bertugas sebagai sekretaris kepala Balai menyatakan hal yang tak jauh beda. Menurutnya, kerja sama yang erat akan membuat pekerjaan cepat selesai. Ia setuju jika penyusunan tim kepanitiaan senantiasa memperhatikan komposisi yang ada dan bertengger pada prinsip keadilan. Di samping kerja sama yang erat, ia menyatakan bahwa sikap cepat tanggap terhadap situasi akan menjadi modal bagi kerja sama tim.


                Pernyataan tentang pentingnya kekompakan dan kerja sama tim juga disampaikan oleh Fuady, ASN yang bertugas sebagai pengembang kerja sama. Bagi Fuady, kepanitiaan akan sukses jika para anggotanya selalu kompak dalam kerja sama dan saling memahami tugasnya. Saat ini ia telah siap menghadapi kediklatan tahun 2017. Beberapa pekerjaan yang berkaitan dengan kegiatan mendatang telah ia kerjakan saat ini, seperti penyusunan jadwal untuk DDWK (Diklat di Wilayah Kerja), DDTK (Diklat di Tempat Kerja) dan Diklat Kerja Sama. (AF).