Berita


Redaktur Web
2019-08-02 10:22:45
Sebanyak 80 CPNS Kemenag Prov. Jatim akan Ikuti Latsar di BDK Surabaya

BDKSURABAYA- Pelatihan Dasar (Latsar) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)  golongan III kembali diselenggarakan Balai Diklat Keagamaan (BDK)  Surabaya. Tercatat sebanyak 80 CPNS di wilayah kerja Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur dan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) se-Jawa Timur akan mengikuti Latsar bertempat di  Balai Diklat Keagamaan Surabaya (02/08/2019)


Menurut Kasi Diklat Tenaga Administrasi BDK Surabaya, Danang Eka Sandi;  tujuan dari diselenggarakan Latsar tersebut adalah  untuk membentuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang profesional, yaitu PNS yang karakternya dibentuk oleh sikap dan perilaku bela negarara, nilai-nilai dasar PNS, dan pengetahuan tentang kedudukan dan peran PNS dalam NKRI serta menguasai bidang tugasnya sehingga mampu melaksanakan tugas dan perannya secara profesional sebagai pelayan publik.


Danang juga menjelaskan bahwa kompetensi yang ingin dicapai dari pelatihan tersebut adalah agar PNS mampu menunjukkan sikap perilaku bela negara, mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS dalam pelaksanaan tugas dan jabatannya, mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS dalam kerangka NKRI serta  menunjukkan penguasaan kompetensi teknis yang dibutuhkan sesuai dengan bidang tugasnya.


Kegiatan yang akan diselenggarakan dnegan model on dan off kampus tersebut direncanakan akan dibuka pada 14 Agustus dan berakhir pada 6 Oktober 2019


Pada 14 Agustus s.d. 2 september peserta mengikuti pembelajaran di kelas (on campus), pada 3 September  s.d. 3 Oktober mereka mengikuti  aktualisasi di tempat kerja (off campus), sedangkan 4 s.d. 6 Oktober 2019 mereka kembali on campus untuk mengikuti evaluasi aktualisasi.


Selama proses pembelajaran, peserta akan menerima materi yang berisi materi dasar, inti dan penunjang dari pengajar yang terdiri dari widyaiswara, Yonif Raider 500 Surabaya, Kanwil Kemenag Prov. Jatim,  pejabat BDK Surabaya, pejabat eselon I dan Eselon II dari Kemenag. Proses pembelajaran akan berlangsung dengan pendekatan andragogi melalui metode ceramah, pembahasan kasus, penugasan, role playing, tanya jawab dan metode lain yang sesuai.


Kegiatan yang dibiayai oleh DIPA BDK Surabaya tersebut akan ditangani oleh panitia penyelenggara yang telah mengikuti training officer course (TOC) dan management of training (MOT).  Pada tiap angkatan akan ditugaskan  3 orang ASN BDK Surabaya yang siap menjadi panitia secara profesional dan memberikan pelayanan prima kepada seluruh peserta.(AF).