Berita


Redaktur Web
2020-10-05 12:39:09
Tingkatkan Kompetensi, KKM MI Kab. Malang Adakan Kerja Sama dengan BDK Surabaya

BDKSURABAYA- Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Madrasah Ibtidaiyah (MI)  se- Kab. Malang mengadakan pelatihan dengan menggandeng Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya. Pelatihan tersebut  berujud Pelatihan Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah, dengan peserta  Kepala MI di wilayah kerja Kantor Kemenag Kab. Malang.  Kegiatan yang terselenggara dari dana swadaya KKM MI tersebut dibuka oleh Kepala kantor Kemenag Kab. Malang, Musta’in (05/10/2020).


Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag menguraikan pentingnya profesionalisme sebagai kepala madrasah, sedangkan untuk menjadi profesional, maka seorang kepala madrasah perlu meningkatkan kompetensi melalui pelatihan.  Di samping adanya regulasi yang mengharuskan untuk mengikuti pelatihan, pelatihan untuk kepala madrasah diharapkan mampu mendongkrak kinerja kepala madrasah yang pada akhirnya  akan berdampak pada kinerja lembaga.


Sementara itu, Ketua KKM MI Kab. Malang Muhammad Said menyampaikan bahwa pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kepala MI agar mampu menjalankan tugas, tanggung jawab dan perannya di madrasah. Ia berharap pelatihan tersebut akan memperkaya pengetahuan dan keterampilan seorang kepala madrasah sehingga akan berhasil dalam mengelola madrasahnya. Pada akhirnya, agar madrasah semakin dipercaya masyarakat dan menjadi tujuan pertama ketika menyekolahkan puta-putrinya.


Kegiatan yang berlangsung di aula kantor Kemenag Kab. Malang tersebut direncanakan akan berlangsung selama 5 hari dengan panitia pelaksana dari BDK Surabaya dan KKM MI Kab. Malang. Selama proses pelatihan, peserta akan mendapatkan materi yang terdiri dari materi dasar, inti dan penunjang.


Materi dasar terdiri dari Pembangunan Bidang Agama, Nilai-nilai Dasar SDM Kemenag dan Sistem Pelatihan dan Pengembangan SDM Kemenag. Materi inti teriri dari Teknik Analisis RKM dan Keuangan, Pengelolaan Sumberdaya, Supervisi Guru dan Tenaga Kependidikan, Kepemimpinan dan Kewirausahaan, Pengembangan Madrasah Berdasarkan SNP dan Literasi Difgital. Sedangkan materi penunjang terdiri dari, Overview, Building, Learning and Commitment (BLC), Evaluasi Program, Rencana Tindak Lanjut dan Ujian.


Proses pembelajaran dalam pelatihan tersebut menggunakan pendekatan andragogi dengan metode ceramah, tanya jawab, diskusi, penugasan, role playing dan metode lainnya. Sedangkan narasumbernya berasal dari BDK Surabaya dan kantor Kemenag kab. Malang.(AF).