Berita


Redaktur Web
2021-05-26 13:36:35
Kepala Badan Litbang dan Diklat Buka Latsar Golongan III di Stiesia

BDKSURABAYA -  Pelatihan dasar (Latsar)  bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS) golongan III Pemerintah Kabupaten Tulungagung yang diselenggarakan di  graha widya bhakti Sekolah Tinggi Ilmu  Ekonomi Stiesia (STIESIA) Surabaya dibuka oleh Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama (Kemenag)  Ahmad Gunaryo.(26/05/2021).


Dalam sambutannya, pria yang berepndidikan S-3 Ilmu Hukum Universitas Diponegoro tersebut menyampaikan bahwa ketika memilih karir sebagai  Pegawai Negeri Sipil (PNS) maka  peserta  hendaknya tidak berpikir mau jadi apa, melainkan  apa yang bisa dikerjakan  untuk negara. Mereka diharapkan untuk terus berinovasi sepanjang karirnya sebagai PNS. “Jangan tantakan akan jadi apa, lakukan yang terbaik yang bisa dilakukan sekarang’” tegasnya.


Selanjutnya Kepala Balitbang dan Diklat menjelaskan bahwa Indnesia adalah bangsa besar dimana di dalamnya terdapat banyak keragaman seperti dalam hal suku agama dan budaya.


“Makanya anda sebagai anak muda jangan bersikap rasialis. Jngan sampai Indonesia pecah dan anda adalah pemersatu dan kader-kader bangsa yang akan meneruskan  kepemiminan negeri ini. Kita sanggup untuk menerima perbedaan maka jangan menyamakan”, jelasnya.


Menurutnya, Indonesia  bukanlah negara agama dan bukan pula negara sekuler melainkan negara yang berdasar atas Pancasila.  Karenanya,   sikap toleransi dan moderat dalam beragama sangat dibutuhkan.


Kegiatan yang diikuti 176 peserta dab terwujud berkat kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tulungagung dengan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya tersebut  ditangani oleh panitia dari BDK Surabaya dan Pemkab tulungagung.


Direncanakan  kegiatan tersebut akan berlangsungs elama hampir dua bulan dengan  metode on dan off campus. Pada tanggal 26 Mei s.d. 15 Juni  peserta menjalani pembelajaran klasikal (on campus), 16  Juni sampai 23 Juli peserta melaksanakanaktualisasi di tempat kerja; selanjutnya pada tanggal 26 s.d. 28 Juli 2021 mereka  mengikuti evaluasi pelaksanaan aktualisasi (on campus). (AF).