Berita


Redaktur Web
2021-09-10 15:27:10
Peserta Latsar Kemenag Ikuti Review Materi Agenda Pertama

BDKSURABAYA – Sebanyak 190 peserta pelatihan dasar (Latsar) Calon Pegawi Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama (Kemenag) angkatan V sd. IX yang mengikuti proses distance learning  tampak bersemangat mengikuti penjelasan dari widyaiswara terkait dengan agenda pertama. Agenda tersebut diberikan untuk membekali peserta tentang pemahaman wawasan kebangsaan melalui pemaknaan terhadap nilai-nilai bela negara, sehingga peserta memiliki kemampuan untuk menunjukkan sikap perilaku bela negara. Sikap tersebut berujud  suatu kesiapsiagaan yang mencerminkan sehat jasmani dan mental menghadapi isu kontemporer dalam menjalankan tugas jabatan sebagai PNS profesional pelayan masyarakat. (10/09/2021).


Menurut penjelasan M. Anung Edy Nugroho widyaiswara yang mereview materi tersebut melalui zoom pada Angkatan VII, kesiapsiagaan bela negara merupakan aktualisasi nilai-nilai bela negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sesuai peran dan profesi warga negara. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa dari segala bentuk ancaman.


Dengan materi tersebut diharapkan peserta menyadari akan ancaman bahaya nasional yang tinggi serta memiliki semangat cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, yakin Pancasila sebagai ideologi negara, kerelaan berkorban demi bangsa dan negara


Dalam penjelasannya, CPNS sebagai calon aparatur pemerintahan idealnya mengambil bagian  terdepan dalam setiap upaya bela negara, sesuai bidang tugas dan tanggungjawab masing-masing. Kesiapsiagaan bela negara bagi CPNS adalah kesiapan untuk mengabdikan diri secara total kepada negara dan bangsa dan kesiagaan untuk menghadapi beragam ancaman multidimensional yang kemungkinan terjadi di masa yang akan datang.


Kesiapsiagaan bela negara bagi CPNS dalam pandangannya menjadi titik awal langkah penjang pengabdian yang didasari oleh nilai-nilai dasar negara. Hal tersebut dapat berupa ketangguhan mental yang didasarkan pada nilai-nilai cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, meyakini Pancasila sebagai idiologi negara, kerelaan berkorban demi bangsa dan negara akan menjadi sumber energi yang luar biasa dalam pengabian sebagai abdi negara..


Dalam implementasinya, menurut paparan Anung,  bela negara membutuhkan kebulatan sikap, tekad dan perilaku warga negara yang dilakukan secara ikhlas, sadar dan disertai kerelaan berkorban sepenuh jiwa raga yang dilandasi oleh kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan UUD NKRI 1945 untuk menjaga, merawat, dan menjamin kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.


Maka PNS yang siap siaga adalah PNS yang mampu meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terkait dengan pelaksanaan kerja. Dengan memiliki kesiapsiagaan yang baik, maka PNS akan mampu mengatasi beragam bentuk ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan  yang dihadapi dan kemungkinan akan dihadapi di masa mendatang.


Ia menguraikan PNS yang tak memiliki kesiapsiagaan, mereka akan merasa kesulitan dalam mengatasi ancaman, tantangan, hambatan, dan ganguan tersebut. Malka Latsar CPNS menjadi media agar, peserta tergugah kesadarannya  dan mampu menginternalisasi nilai-nilai  kesiapsiagaan dalam dirinya.(AF).