Berita


Redaktur Web
2019-10-25 10:12:19
Ratusan Guru Kemenag Akan Ikuti Diklat di BDK Surabaya

BDKSURABAYA- Sebanyak 245 Apratur Sipil Negara direncanakan akan mengikuti diklat di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya pada tanggal 28 Oktober 2019. Mereka terbagi atas 7 angkatan diklat dnegan jenis diklat yang berbeda, yaitu Diklat Teknis Substantif (DTS) Kepala Madrasah Bidang Kurikulum Angkatan ke-2, DTS Guru Penjas Orkes Madrasah Aliyah (MA), DTS Guru Pendidikan Agama Hindu Sekolah Dasar (SD), DTS Guru Akidah Akhlak MA, DTS Guru Al Quran  Hadits MA, Angkatan ke-2, DTS Guru Pendidikan Agama Islam (PAI)  SD Angkatan ke-2 dan DTS Manajemen Berbasis Madrasah. (25/10/2019).



Kegiatan tersebut akan diikuti  oleh 35 peserta per angkatan yang berasal dari wilayah kerja Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag)  Provinsi  Jawa Timur. Mereka berprofesi sebagai guru, yaitu 175 guru madrasah, 35 guru Agama Hindu SD dan 35 guru PAI SD.  Sebelum menjadi peserta diklat, calon peserta tersebut terlebih dahulu didaftarkan oleh Admin Unit SIMDiklat yang berada di kantor Kemenag setempat pada aplikasi SIMDiklat yang berbasis online. Sedangkan masing-masing kantor Kemenag Kab. dan Kota  diberi kuota peserta dari BDK Surabaya.



Seluruh rangkaian kegiatan tersebut akan diselenggarakan di kampus BDK Surabaya. Peserta akan dilatih di BDK Surabaya selama 6 hari. Mereka akan mengikuti proses pembelajaran dengan pendekatan andragogi melalui metode ceramah, diskusi, penugasan, tanya jawab, role playing dan metode lain yang sesuai. Sedangkan tenaga pengajarnya terdiri dari widyaiswara, pejabat dari BDK Surabaya dan  Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur dan Universitas Negeri Surabaya.



Kegiatan tersebut dibiayai dari dana DIPA BDK Surabaya. Seluruh kegiatan  akan ditangani oleh panitia penyelenggara yang sudah mengikuti  training officer course (TOC) dan management of training (MOT).  Pada tiap angkatan akan ditugaskan 4 orang ASN dari BDK Surabaya dan Kemenag Kota Surabaya yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada peserta diklat selama mereka berada di BDK Surabaya.(AF).