Surabaya, 12 Februari 2025 – Dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih transparan dan akuntabel, Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya menggelar acara Pencanangan Zona Integritas (ZI). Acara yang berlangsung meriah ini dibuka langsung oleh Kepala BDK Surabaya, Dr. H. Japar, M.Pd., dihadiri oleh Kasubbag TU, Dr. H. Muslimin, M.M., serta Tim Widyaiswara dan seluruh pegawai BDK Surabaya.
Pencanangan ZI ini bertujuan untuk mencegah segala bentuk korupsi dan nepotisme, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dr. H. Japar, dalam sambutannya, mengajak seluruh pegawai untuk berperan aktif dalam menciptakan budaya kerja yang profesional dan bebas dari penyimpangan. “Langkah ini penting untuk memastikan BDK Surabaya menjadi lembaga yang lebih kredibel dan inovatif,” ujarnya.
Sebagai simbol komitmen tersebut, Kepala BDK Surabaya juga mengukuhkan 34 anggota Tim Zona Integritas yang akan memimpin upaya reformasi birokrasi di lingkungan BDK Surabaya. Tim ini diharapkan dapat mengawal pelaksanaan nilai-nilai integritas dan transparansi di setiap lini kerja.
Acara puncak ini diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh peserta untuk membangun Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Dengan langkah ini, BDK Surabaya memperlihatkan kesungguhan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan prima. (a)