Surabaya – Setelah resmi dikukuhkan sejak 12 Februari 2025, Tim Zona Integritas (ZI) BDK Surabaya langsung bergerak cepat dengan menggelar rapat perdana pada Rabu, (13/2/25). Rapat yang dihadiri oleh 34 anggota tim ini menjadi momentum awal dalam menyusun strategi dan komitmen bersama untuk meraih predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI WBK) dan menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Kegiatan ini dibuka oleh Kasubbag TU BDK Surabaya, Dr. Muslimin, M.M., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi dalam membangun budaya kerja yang berintegritas. “Zona Integritas bukan sekadar predikat, tetapi komitmen nyata dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BDK Surabaya, Dr. Japar, M.Pd., menyampaikan harapannya agar seluruh tim dapat bekerja dengan penuh dedikasi dan komitmen tinggi. Beliau menegaskan bahwa satu tujuan utama yang harus dicapai adalah membawa BDK Surabaya meraih predikat ZI WBK. “Dengan kerja sama yang solid dan semangat yang kuat, saya yakin kita mampu mencapai target ini dan terus melangkah menuju WBBM,” tegasnya. Beliau juga menekankan bahwa Kasubbag TU akan menjadi motor penggerak dalam upaya ini. “Kita adalah tim yang harus bekerja keras dan ikhlas sebagaimana moto Kementerian Agama, ‘Ikhlas Beramal’. Saya yakin dokumen-dokumen yang dibutuhkan dapat segera terwujud,” tambahnya dengan optimisme.
Dalam rapat ini, Wakil Ketua Tim ZI, Aziz Fuadi, S.Sos., M.S.M., memaparkan berbagai rencana kerja dan langkah strategis yang akan diambil dalam membangun Zona Integritas di lingkungan BDK Surabaya. Beliau menjelaskan secara rinci apa saja yang perlu dilakukan oleh masing-masing anggota tim, termasuk tahapan penyusunan dokumen pendukung, strategi peningkatan pelayanan, serta upaya penguatan komitmen internal.
Selain itu, beliau juga memaparkan sistem penilaian ZI WBK, termasuk indikator-indikator yang harus dipenuhi, mekanisme evaluasi berkala, serta cara memastikan bahwa setiap aspek yang dinilai dapat diimplementasikan dengan baik. “Kita tidak hanya bekerja untuk memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga harus membangun budaya kerja yang mencerminkan integritas dan pelayanan prima,” tegasnya.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang telah dikukuhkan, Tim ZI BDK Surabaya siap menjalankan tugas besar ini. Rapat perdana ini menjadi pijakan awal dalam perjalanan panjang menuju tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan profesional.
BDK Surabaya, Berintegritas, Berkualitas! Bersama, kita wujudkan WBK menuju WBBM! (d)