Surabaya, 19 Maret 2025 — Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan, Pengajian Rutin Spesial Ramadhan kembali digelar pada Rabu, 19 Maret 2025. Kegiatan yang diikuti oleh para pegawai dan jamaah ini menghadirkan Ust. Mushollin, S.Ag., M.Pd.I. sebagai narasumber dengan tema “Kebutuhan Hidup Orang Mukmin”.
Dalam kajiannya, Ust. Mushollin menyampaikan bahwa pada hakikatnya setiap manusia memiliki kebutuhan dalam hidupnya. Jika kebutuhan tersebut terpenuhi, maka akan menghadirkan kebahagiaan. Sebagai seorang mukmin, kebutuhan hidup itu bahkan selalu kita sampaikan dalam setiap doa dan sujud kita kepada Allah SWT, khususnya dalam bacaan duduk di antara dua sujud.
Beliau mengurai makna mendalam dari doa tersebut: “Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii”, yang mencerminkan berbagai kebutuhan dasar seorang mukmin.
“Yang pertama adalah memohon ampunan. Karena setiap manusia pasti pernah berbuat salah dan dosa. Dosa itu memiliki dampak negatif, baik secara fisik maupun spiritual. Maka, sebaik-baik orang berdosa adalah yang mau memohon ampunan kepada Allah SWT,” ujar Ust. Mushollin.
Selanjutnya, beliau menjelaskan pentingnya memohon rahmat Allah SWT. Rahmat inilah yang menjadi sumber kecukupan hidup manusia, mulai dari kebutuhan fisik, material hingga spiritual. “Tanpa rahmat-Nya, kita tidak akan mampu menjalani kehidupan dengan baik,” tambahnya.
Tak hanya itu, rezeki dan segala bentuk nikmat yang kita peroleh pun tak lepas dari ibadah dan kedekatan kita kepada Allah SWT. Oleh karena itu, Ust. Mushollin mengajak seluruh jamaah untuk membiasakan mengawali setiap langkah dan aktivitas dengan bacaan basmalah.
“Dengan basmalah, kita hadirkan Allah dalam setiap aktivitas kita. Di situ ada kasih sayang Allah yang akan menyertai setiap usaha dan kerja keras kita,” tutupnya.
Kajian Ramadhan kali ini diharapkan mampu menambah pemahaman serta memperkuat keimanan para jamaah dalam menjalani ibadah puasa dan kehidupan sehari-hari sebagai seorang mukmin sejati. (a)