Surabaya, 5 Maret 2025 – Menjawab salam bukan sekadar sopan santun, tetapi juga membawa keberkahan bagi kehidupan. Hal ini disampaikan oleh Ust. Dr. H. Darmani, M.A. dalam kuliah tujuh menit (kultum) di hadapan seluruh karyawan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya pada Rabu, 5 Maret 2025.
Dalam penyampaiannya, Ust. Darmani menegaskan tiga keutamaan bagi mereka yang senantiasa menjawab salam: mendapatkan keselamatan dan kesejahteraan, memperoleh rahmat dari Allah, serta menerima keberkahan dalam hidup. “Menjawab salam bukan hanya adab dalam Islam, tetapi juga bentuk doa bagi sesama,” ungkapnya.
Menariknya, beliau juga mengutip pendapat Imam Nawawi yang menegaskan bahwa menyebarkan salam tidak hanya terbatas pada ucapan, tetapi juga mencakup perilaku yang jauh dari kebohongan dan hoaks. “Di era digital ini, kita harus berhati-hati dalam menyebarkan informasi. Sebarkan kebenaran, bukan kepalsuan,” pesannya.
Pesan ini menjadi relevan di tengah derasnya arus informasi di masyarakat. Menjaga kebenaran dan menjunjung tinggi nilai salam dapat menjadi langkah sederhana namun berdampak besar dalam membangun kehidupan yang lebih harmonis.
Kegiatan kultum di BDK Surabaya ini merupakan bagian dari program pembinaan spiritual bagi para pegawai, guna memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
(m)