Surabaya, 13 Februari 2025 – Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya menggelar rapat perdana untuk Program Kerja Koordinatoriat Widyaiswara BDK Surabaya periode 2025-2027. Rapat yang berlangsung penuh antusias ini dihadiri oleh seluruh anggota Koordinatoriat Widyaiswara dan dibuka langsung oleh Kepala BDK Surabaya, Dr. H. Japar, M.Pd.
Dalam sambutannya, Dr. Japar menegaskan pentingnya inovasi program dan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Koordinatoriat Widyaiswara. “Kami mengharapkan agar Koordinatoriat Widyaiswara terus menciptakan program inovatif dan berkualitas yang dilaksanakan rutin setiap minggu maupun setiap bulan. Pengurus baru diharapkan mampu membawa perubahan yang lebih maju,” ujar Dr. Japar dengan penuh semangat.
Rapat yang dipimpin oleh Koordinator Widyaiswara, Dr. Makmun Hidayat, M.Pd., turut mengangkat sejumlah rencana strategis untuk mendukung peningkatan kapasitas para widyaiswara. Dalam diskusi program kerja yang berlangsung dinamis, disepakati beberapa fokus kegiatan, antara lain pelaksanaan internal capacity building, workshop, seminar, talkshow, webinar dan diseminasi untuk meningkatkan kompetensi widyaiswara. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya wawasan para widyaiswara dalam menghadapi tantangan zaman.
Dalam rapat tersebut, masing-masing bidang mempresentasikan program kerja mereka untuk periode mendatang, dengan tujuan mengasah kemampuan para widyaiswara dan meningkatkan kualitas pelatihan di BDK Surabaya. Program ini tidak hanya berfokus pada pengembangan internal, namun juga membuka peluang untuk kerja sama dengan berbagai lembaga lain guna meningkatkan jangkauan dan kualitas.
Dengan garis besar program kerja yang ambisius, BDK Surabaya bertekad untuk terus memperkuat kapasitas widyaiswara dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin berkembang. Dalam forum rapat tersebut, seluruh pengurus sepakat untuk menyusun langkah-langkah strategis yang akan dieksekusi dalam waktu dekat.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, BDK Surabaya siap menyongsong masa depan pendidikan yang lebih berkualitas dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional. Program kerja yang matang ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pengembangan kompetensi seluruh widyaiswara BDK Surabaya. (m)