Surabaya, (6/3/25) – Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya terus berinovasi dalam mendukung pembelajaran berbasis teknologi. Pada Kamis, (6/3/25), BDK Surabaya menggelar sosialisasi product knowledge dan pengoperasian layar interaktif di Kelas J1, yang dikembangkan sebagai “Smart Class” dengan fasilitas teknologi mutakhir.
Kegiatan ini menghadirkan tim dari BenQ, yang memberikan pemaparan mendalam mengenai berbagai fitur unggulan layar interaktif untuk mendukung proses pembelajaran. Beberapa fitur utama yang diperkenalkan antara lain:
✅ Perekaman proses pembelajaran, yang memungkinkan pengajar merekam dan menyimpan materi agar dapat diakses kembali oleh peserta didik.
✅ Fitur kolaboratif, yang memungkinkan interaksi real-time antara pengajar dan peserta dengan berbagai alat anotasi digital.
✅ Akses ke berbagai aplikasi edukasi, yang mendukung metode pengajaran berbasis digital dan meningkatkan efektivitas pembelajaran.
✅ Integrasi dengan berbagai perangkat, seperti laptop, tablet, dan ponsel, sehingga memudahkan penyajian materi secara lebih fleksibel.
✅ Tampilan dan pengeditan materi secara dinamis, yang membantu pengajar menyampaikan materi dengan lebih menarik dan interaktif.
Selain sesi pemaparan, peserta juga diberikan kesempatan untuk mencoba langsung fitur layar interaktif. Dalam sesi praktik ini, mereka mengeksplorasi bagaimana teknologi ini dapat diintegrasikan ke dalam metode pengajaran mereka guna meningkatkan efektivitas dan daya tarik pembelajaran di dalam smart class.
Sosialisasi ini diikuti oleh seluruh Widyaiswara BDK Surabaya, Kepala BDK Surabaya, Tim Prakom, serta beberapa pegawai lainnya. Antusiasme peserta terlihat dalam diskusi interaktif dan praktik penggunaan layar interaktif dalam berbagai skenario pengajaran.
Kepala BDK Surabaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran bukan hanya untuk meningkatkan efisiensi, tetapi juga untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih inovatif dan menarik. Teknologi layar interaktif ini diharapkan dapat membuka peluang baru dalam pengajaran, di mana pengajar dapat lebih kreatif dan peserta diklat lebih mudah memahami materi yang disampaikan,” ujarnya.
Sebagai bagian dari transformasi digital, BDK Surabaya berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas dan kompetensi tenaga pendidiknya dalam memanfaatkan teknologi modern. Dengan implementasi smart class, diharapkan metode pembelajaran di BDK Surabaya semakin dinamis, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan zaman.
Sosialisasi ini menjadi langkah awal dalam pemanfaatan layar interaktif di kelas-kelas BDK Surabaya. Ke depan, diharapkan teknologi ini dapat digunakan secara optimal untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif, kolaboratif, dan inovatif, sejalan dengan visi BDK Surabaya dalam menghadirkan pendidikan berbasis digital yang adaptif dan modern. (d)