Surabaya (12/2) – Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya menggelar acara Pengukuhan Koordinatoriat Widyaiswara masa bakti 2025-2027 pada Rabu, (12/2/25). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BDK Surabaya, Dr. H. Japar, M.Pd., Kasubbag TU, seluruh widyaiswara, serta pegawai BDK Surabaya, yang turut menyaksikan momen penting estafet kepemimpinan di lingkungan widyaiswara.
Dalam prosesi pengukuhan yang dipimpin oleh Kepala BDK Surabaya, sebanyak 12 widyaiswara resmi dikukuhkan sebagai bagian dari kepengurusan baru. Pada periode ini, Dr. Makmun Hidayat, M. Pd. terpilih sebagai Koordinator Widyaiswara masa bakti 2025-2027, menggantikan Dr. Achmad Zanuar, S.Pd., M.Ed., yang sebelumnya menjabat pada periode 2023-2025.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, Dr. Achmad Zanuar menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung selama ini serta memohon maaf atas segala keterbatasan dalam memberikan pelayanan terbaik. “Saya harap kepengurusan baru mampu meningkatkan kesejahteraan korp,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Makmun Hidayat selaku koordinator terpilih, mengapresiasi kerja keras kepengurusan sebelumnya dan memperkenalkan tagline baru, “Widyaiswara yang Profesional, BerAKHLAK, dan Berkinerja Unggul.” Ia berharap tagline ini menjadi motivasi dalam mewujudkan visi dan melaksanakan misi kepengurusan baru. “Mudah-mudahan ini menjadi semangat kita untuk senantiasa bisa mewujudkan visi dan melaksanakan misi yang akan kita buat,” ujarnya. Dalam sambutannya, ia juga memaparkan program unggulan kepengurusan baru, seperti Widyaiswara Bakti (WI Berbagi dan Mengabdi untuk Negeri), Warta Media untuk publikasi kegiatan Widyaiswara, serta Widyaiswara BerAKHLAK dalam media publikasi.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BDK Surabaya, Dr. H. Japar, M.Pd., memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan sebelumnya yang dinilainya luar biasa serta menjadi tantangan bagi pengurus baru untuk terus meningkatkan kualitas. “Yang terbaik itu adalah adanya peningkatan. Mengingat program-program yang disampaikan tadi sangatlah luar biasa, semoga visi dan misi dapat terwujud,” ujarnya.
Acara pengukuhan ini menjadi tonggak penting bagi BDK Surabaya dalam memperkuat peran widyaiswara sebagai pilar utama dalam pelatihan dan pengembangan SDM aparatur. Dengan semangat baru dan kepemimpinan yang berkelanjutan, diharapkan BDK Surabaya dapat terus mencetak tenaga pendidik dan pelatih yang berkualitas, inovatif, dan berintegritas. (d)