Menakar Arti Persahabatan: Ust. Drs. H. Khamim Thohari, M.Ed.

Surabaya, 24 Maret 2025 – Dalam ceramah rutin bulan Ramadhan yang diadakan di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya, Ust. Drs. H. Khamim Thahari, M.Ed., mengungkapkan pemikiran mengenai arti persahabatan dalam kehidupan seorang muslim. Bertemakan “Menakar Arti Persahabatan”, ceramah tersebut menyentuh berbagai aspek penting tentang bagaimana hubungan sosial berperan dalam membentuk kehidupan spiritual dan moral.

Menurut Ust. Khamim, tidak bisa dipungkiri bahwa manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan teman atau hubungan dengan orang lain. “Teman adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan kita. Sayyidina Umar bin Khattab pernah menyampaikan bahwa salah satu nikmat terbesar setelah nikmat iman, ikhsan, dan Islam adalah nikmat memiliki teman yang sholih dan sholihah,” tuturnya.

Ust. Khamim juga mengutip pemikiran Al-Ghazali dalam kitab Ihya’ Ulumuddin, yang menjelaskan bahwa teman itu ibarat belenggu. Belenggu yang dapat membawa seseorang menuju kebaikan dunia dan akhirat, namun juga bisa menjerumuskan ke dalam kehancuran jika salah memilih teman. Hal ini, menurut Khamim, menunjukkan betapa besar pengaruh teman dalam kehidupan kita.

“Secara alami, seseorang akan menemukan teman yang cocok. Namun, betapa beruntungnya kita jika memiliki teman yang selalu mengingatkan kita untuk berbuat kebaikan,” kata Ust. Khamim, menekankan pentingnya memilih teman dengan bijak.

Ceramah ini juga mengajak umat Islam untuk kembali merenung tentang pesan yang terkandung dalam Al-Qur’an, khususnya dalam surat Al-Furqan ayat 26, 27, dan 28, yang mengingatkan kita agar pandai dalam memilih teman. Ayat-ayat ini, menurut Ust. Khamim, menggambarkan betapa besar pengaruh teman dalam menentukan arah hidup seseorang.

“Sahabat yang baik tidak hanya akan mendekatkan kita pada kebaikan, tetapi juga menjadi pelindung di dunia dan akhirat. Sebaliknya, teman yang buruk dapat membawa kita jauh dari jalan yang benar,” tambahnya.

Ceramah ini mendapat sambutan hangat dari para pegawai BDK Surabaya yang hadir. Mereka merasa termotivasi untuk lebih bijak dalam memilih teman dan berusaha menjadi teman yang baik bagi sesama.

Bulan Ramadhan, yang merupakan waktu penuh berkah dan refleksi, menjadi momen yang tepat untuk merenungkan pentingnya persahabatan yang penuh makna. Semoga pesan yang disampaikan Ust. Khamim dapat menjadi pengingat bagi umat Islam dalam menjalin hubungan yang sehat, penuh kasih sayang, dan selalu mengingatkan kepada kebaikan.

(m)

Scroll to Top