Perkuat Kualitas Pelatihan, BDK Surabaya Gelar Evaluasi Pelaksanaan Latsar KPU Provinsi Jawa Timur Tahun 2026

 

Upaya menjaga kualitas pelatihan terus dilakukan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya melalui evaluasi pelaksanaan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur. Evaluasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan proses pelatihan berjalan efektif, profesional, dan mampu memberikan dampak optimal bagi pengembangan kompetensi ASN. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 13 Mei 2026 di Swiss-Belinn Sidoarjo.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BDK Surabaya, Muchammad Toha, Kasubbag TU BDK Surabaya, Anton Sasono, para Ketua Tim Kerja, serta seluruh Widyaiswara dan panitia penyelenggara.

Dalam arahannya, Muchammad Toha menegaskan bahwa evaluasi merupakan bagian strategis dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pelatihan. Menurutnya, seluruh proses pelaksanaan kegiatan perlu dikaji secara menyeluruh agar pelatihan yang diselenggarakan tidak hanya berjalan baik secara administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pembentukan karakter dan kompetensi ASN.

“Evaluasi menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pelatihan. Dari forum seperti ini kita bisa melihat apa yang perlu dipertahankan, diperbaiki, dan diperkuat agar pelaksanaan pelatihan ke depan semakin efektif, profesional, dan memberikan dampak nyata bagi peserta,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan pelatihan tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di kelas, tetapi juga oleh sinergi seluruh unsur penyelenggara dalam menghadirkan pelayanan yang optimal bagi peserta..

Selain membahas evaluasi pelaksanaan kegiatan, forum tersebut juga menyoroti penyelesaian laporan pelatihan serta proses administrasi akhir peserta. Seluruh proses penilaian peserta diketahui telah selesai dilaksanakan dan saat ini tengah memasuki tahap penerbitan sertifikat.

Danang Eka Sandi, Ketua Tim Kerja Pengembangan Kompetensi Manajemen Kepemimpinan dan Moderasi Beragama, menyampaikan bahwa pengajuan nilai peserta beserta dokumen pendukung lainnya telah dikirimkan ke Pusbangkom MKMB sebagai salah satu persyaratan dalam proses penerbitan sertifikat peserta Latsar.

Alhamdulillah proses penilaian peserta telah selesai, laporan kegiatan terus kami tuntaskan. Saat ini, nilai peserta beserta dokumen pendukung lainnya juga telah kami kirimkan ke Pusbangkom MKMB untuk diproses lebih lanjut dalam penerbitan sertifikat peserta. Hal ini penting agar seluruh rangkaian pelatihan dapat terselesaikan secara utuh, baik dari sisi akademik maupun administrasi,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, para Widyaiswara dan panitia turut menyampaikan berbagai pengalaman, evaluasi, serta masukan terkait pelaksanaan Latsar CPNS KPU Provinsi Jawa Timur. Berbagai aspek menjadi perhatian bersama, mulai dari efektivitas pembelajaran, pelayanan peserta, koordinasi pelaksanaan kegiatan, hingga penguatan komunikasi antar tim.

Diskusi berlangsung aktif dan konstruktif sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, BDK Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus menjaga mutu pelatihan melalui evaluasi yang berkesinambungan guna menciptakan pelatihan ASN yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pelayanan publik di masa depan.

Penulis: Dewi

Scroll to Top