
SURABAYA – Sebanyak 10.000 calon pekerja migran di wilayah Jawa Timur ditargetkan mengikuti program pelatihan hasil sinergi antara Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Kementerian P2MI) melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Timur. Program ini direncanakan mulai dilaksanakan pada akhir Juli 2026 dan ditargetkan rampung sebelum akhir tahun.
Rencana pelaksanaan program tersebut dibahas dalam pertemuan koordinasi yang berlangsung di Kantor BDK Surabaya, Selasa (30/6). Kunjungan rombongan BP3MI Jawa Timur diterima langsung oleh Kepala Subbagian Tata Usaha BDK Surabaya, Anton Sasono, didampingi jajaran BDK Surabaya.
Dalam pertemuan tersebut, Raden Bagus Marseto, Pengantar Kerja Ahli Muda BP3MI Jawa Timur, memaparkan rencana pelaksanaan program pelatihan yang akan dilaksanakan secara bertahap. Selain membahas target pelaksanaan, kedua belah pihak juga mendiskusikan berbagai aspek teknis, mulai dari mekanisme penyelenggaraan, jadwal kegiatan, hingga dukungan sarana dan prasarana guna memastikan program dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.

Fokus utama dari rencana pelatihan kolaboratif ini adalah membekali para calon pekerja migran dengan kompetensi yang dibutuhkan sebelum keberangkatan. Dalam pelaksanaannya, BDK Surabaya akan mendukung penyelenggaraan program melalui pemanfaatan sarana dan prasarana kediklatan serta pengalaman dalam menyelenggarakan berbagai program pengembangan kompetensi sumber daya manusia.
Kepala Subbagian Tata Usaha BDK Surabaya, Anton Sasono, menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga menjadi langkah penting dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui penyelenggaraan pelatihan yang berkualitas.
“Kami menyambut baik rencana kerja sama ini. BDK Surabaya siap mendukung pelaksanaan pelatihan agar dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi calon pekerja migran Indonesia,” ujar Anton Sasono.
Melalui sinergi antara BDK Surabaya dan Kementerian P2MI melalui BP3MI Jawa Timur, diharapkan program pelatihan ini dapat terlaksana sesuai rencana dan memberikan kontribusi nyata dalam mempersiapkan calon pekerja migran yang kompeten, profesional, serta siap berkontribusi secara positif di lingkungan kerja internasional.
Penulis: Dewi