
Surabaya — Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya terus memperkuat implementasi Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Salah satu langkah yang ditempuh ialah mengintensifkan sosialisasi enam Area Perubahan kepada seluruh pegawai sebagai bagian dari penguatan budaya kerja yang berintegritas, akuntabel, dan profesional.
Hal tersebut disampaikan Kepala Subbagian Tata Usaha BDK Surabaya, Anton Sasono, saat memberikan arahan pada apel pegawai, Senin (27/7/2026).
Anton mengatakan, implementasi pembangunan Zona Integritas di BDK Surabaya telah berjalan dengan baik. Penguatan terus dilakukan agar setiap program yang dilaksanakan semakin terintegrasi dan terdokumentasi secara sistematis.

“Secara substansi kita sudah berjalan dengan baik. Yang perlu kita lakukan adalah memastikan setiap proses terdokumentasi secara tertib sehingga implementasi Zona Integritas semakin kuat dan memberikan dampak nyata terhadap tata kelola organisasi,” ujarnya.
Menurut Anton, pembangunan Zona Integritas bukan hanya menjadi tanggung jawab Tim Zona Integritas, melainkan komitmen bersama seluruh pegawai. Setiap individu memiliki peran sesuai tugas dan fungsi masing-masing dalam mendukung implementasi Zona Integritas.
Implementasi tersebut diwujudkan melalui enam Area Perubahan Zona Integritas, yaitu Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas, Penguatan Pengawasan, serta Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.
Sebagai bentuk penguatan, mulai pekan depan setiap pelaksanaan apel akan diisi dengan sosialisasi oleh ketua masing-masing Area Perubahan secara bergantian.
Melalui sosialisasi tersebut, seluruh pegawai diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai implementasi Zona Integritas, indikator pada setiap Area Perubahan, serta kontribusi yang dapat diberikan dalam mendukung reformasi birokrasi.
“Saya berharap sosialisasi ini semakin memperkuat pemahaman dan keterlibatan seluruh pegawai. Dengan semangat kebersamaan, implementasi Zona Integritas akan menjadi budaya kerja yang tumbuh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola organisasi yang bersih, akuntabel, dan profesional,” tambah Anton.
Penguatan sosialisasi Area Perubahan merupakan salah satu langkah strategis BDK Surabaya dalam membangun budaya integritas secara berkelanjutan. Melalui keterlibatan aktif seluruh pegawai, implementasi Zona Integritas diharapkan semakin berkualitas serta mampu meningkatkan tata kelola organisasi dan kualitas pelayanan publik.
Penulis: Dewi
