
SURABAYA – Kabar gembira bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun pegawai di lingkungan Kementerian Agama wilayah Jawa Timur. Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya saat ini tengah mematangkan kesiapan untuk membuka kembali gerbang Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) berbasis online. Program ini dirancang untuk memberikan akses pengembangan kompetensi (Bangkom) yang merata, fleksibel, dan menyentuh seluruh lini pegawai. Langkah strategis ini diwujudkan melalui pelaksanaan Rapat Persiapan Pelaksanaan Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) Online yang digelar pada Senin, 18 Mei 2026, sebagai tanda bahwa program diklat multirumpun tersebut siap digulirkan dalam waktu dekat.
Pertemuan yang berlangsung hangat namun tetap fokus ini dihadiri langsung oleh Kepala BDK Surabaya, Muchammad Toha, Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU), Anton Sasono, serta jajaran Ketua Tim Kerja dan para Widyaiswara (WI).
Dalam arahannya di depan forum, Kepala BDK Surabaya, Muchammad Toha, menekankan pentingnya pemerataan akses peningkatan kapasitas tanpa sekat bagi seluruh aparatur.
“PJJ ini hadir sebagai solusi inklusif. Tujuannya jelas, memberikan wadah peningkatan kapasitas yang merata dan menyentuh seluruh lini pegawai,” tegas Muchammad Toha.
Selaras dengan hal tersebut, Kasubbag TU BDK Surabaya, Anton Sasono, yang memimpin jalannya diskusi teknis bersama para tim kerja dan widyaiswara, ikut menguatkan kesiapan sistem yang tengah digodok.
“Inovasi digital ini dirancang seadaptif mungkin. Peserta bisa menyerap materi dengan optimal tanpa harus mengganggu ritme tugas harian di satker masing-masing,” jelas Anton Sasono.
Banyak Pilihan, Tinggal Pilih Rumpun yang Relevan
Menariknya, PJJ kali ini tidak hanya fokus pada satu bidang saja, melainkan sengaja menghadirkan variasi program untuk mengakomodasi kebutuhan riil di berbagai satuan kerja (satker).
Seluruh SDM Kemenag Jatim nantinya bisa memilih berbagai program yang relevan dengan tugas harian mereka. Mulai dari rumpun pendidikan dan keagamaan—seperti usulan menarik mengenai Pelatihan Ekoteologi—hingga materi fungsional dan administratif yang esensial seperti materi Pelayanan Publik serta Standard Operating Procedures (SOP). Jadi, baik guru, penyuluh, maupun tenaga administrasi punya porsi pilihan diklatnya masing-masing.
Rangkaian kelas Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) online ini direncanakan resmi mengudara pada Juni 2026. Lewat persiapan matang ini, BDK Surabaya berharap program ini mampu menjadi angin segar sekaligus solusi cerdas dalam melahirkan SDM Kementerian Agama Jawa Timur yang semakin profesional, adaptif, dan berintegritas.
Penulis: Dewi


