Kemenag Siapkan Pemimpin Adaptif Lewat PKN II

Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama terus mempercepat pengembangan kompetensi manajerial aparatur melalui Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXX Tahun 2026. Program ini diharapkan mampu menyiapkan pejabat pimpinan tinggi pratama yang adaptif dalam menghadapi tantangan organisasi dan pelayanan publik.

Hal tersebut disampaikan Kepala BMBPSDM Kementerian Agama, Muhammad Ali Ramdhani, saat menyampaikan laporan penyelenggaraan PKN Tingkat II Angkatan XXX Tahun 2026 pada pembukaan pelatihan di Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Kaban Dhani -sapaan akrabnya- mengatakan penyelenggaraan PKN Tingkat II merupakan salah satu upaya mengakselerasi pengembangan kompetensi manajerial bagi pejabat pimpinan tinggi (JPT) pratama di lingkungan Kementerian Agama. Melalui program tersebut, Kementerian Agama menargetkan seluruh JPT pratama telah mengikuti PKN Tingkat II pada tahun-tahun mendatang.

“Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II merupakan salah satu upaya yang dilakukan dalam rangka akselerasi pengembangan kompetensi manajerial bagi JPT Pratama Kementerian Agama. Diharapkan pada tahun berikutnya seluruh JPT Pratama telah mengikuti PKN Tingkat II,” ujarnya.

Kaban Dhani menambahkan, penyelenggaraan PKN Tingkat II juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas lembaga pelatihan setelah Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan, dan Moderasi Beragama (Pusbangkom MKMB) memperoleh akreditasi B untuk penyelenggaraan PKN Tingkat II.

“Kami berharap dan terus berusaha agar pada tahun berikutnya dapat memperoleh nilai akreditasi yang lebih baik,” katanya.

Pelatihan diselenggarakan secara blended learning mulai 4 Agustus hingga 4 Desember 2026. Diikuti 60 peserta yang terdiri atas 56 peserta dari Kementerian Agama dan empat peserta dari instansi lain, yakni dua peserta dari Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, satu peserta dari Badan Keamanan Laut (Bakamla), dan satu peserta dari Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Mengusung tema “Strategi Kepemimpinan Adaptif dalam Penguatan Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan Berbasis Ekoteologi”, pelatihan bertujuan mengembangkan kompetensi kepemimpinan strategis peserta agar mampu memenuhi standar kompetensi manajerial jabatan pimpinan tinggi pratama sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Materi pelatihan mengacu pada kurikulum Lembaga Administrasi Negara (LAN) yang mencakup empat agenda utama, yaitu Mengelola Diri, Kepemimpinan Strategis, Manajemen Strategis, dan Aktualisasi Kepemimpinan Strategis. Adapun fasilitator dan narasumber berasal dari Kementerian Agama, Lembaga Administrasi Negara, Balai Besar Pelatihan Kesehatan Jakarta, PPSDM Provinsi Jawa Barat, akademisi, serta praktisi.

Penulis: Humas BMBPSDM Kemenag RI
Dipublikasikan oleh Dewi

Scroll to Top