
SURABAYA – Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan kerja yang bersih dan transparan. Dalam apel pagi yang digelar pada Senin (27/04/2026), pesan utama yang digaungkan adalah penolakan terhadap segala bentuk pemberian sebagai wujud nyata pembangunan Zona Integritas (ZI).
Danang Eka Sandi, yang bertindak sebagai pembina apel, menyampaikan bahwa saat ini BDK Surabaya telah menunjukkan progres yang sangat positif menuju Zona Integritas. Salah satu langkah konkret yang telah sukses dilaksanakan adalah penyelenggaraan Pelatihan ASN Berintegritas bagi seluruh pegawai.
Integritas sebagai Sikap, Bukan Sekadar Dokumen
Memasuki tahun kedua dalam proses menuju ZI, fokus lembaga kini beralih dari sekadar pemenuhan administrasi menuju perubahan perilaku nyata. Danang menekankan bahwa meskipun bukti fisik atau evidence itu penting, namun integritas yang sesungguhnya harus tercermin dalam karakter setiap pegawai.
“Kita ingin ZI ini tidak hanya berhenti di laporan atau tumpukan dokumen. Fokus kita sekarang adalah memastikan integritas itu menjadi sikap dan perilaku kita semua dalam menjalankan tugas sehari-hari,” tegas Danang di hadapan peserta apel.
Glorifikasi Lewat Aksi Visual di Setiap Lantai
Sebagai bagian dari aksi nyata, BDK Surabaya menggencarkan upaya glorifikasi nilai-nilai ZI melalui berbagai media. Saat ini, di setiap lantai kantor telah terpasang banner dan X-banner yang berfungsi sebagai pengingat (reminder) bagi internal pegawai maupun pihak eksternal.
Pesan yang disampaikan melalui media visual tersebut sangat lugas: ASN BDK Surabaya tidak menerima pemberian dalam bentuk apa pun. Hal ini menjadi bukti konsistensi dari komitmen yang telah ditandatangani oleh seluruh jajaran ASN BDK Surabaya agar setiap tamu yang datang memahami standar integritas yang berlaku.
“Kita sudah punya niat, kita sudah menandatangani komitmen, maka sekarang saatnya kita laksanakan. Kita siap membuktikan bahwa BDK Surabaya adalah wilayah yang benar-benar bersih dan melayani,” pungkas Danang.
Apel pagi berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama, menandai dimulainya pekan kerja dengan semangat integritas yang lebih kuat.
Penulis: Dewi
