Nikmat yang Sering Terlupakan, Jadi Pengingat dalam Apel Pagi BDK Surabaya

Surabaya (BDK Surabaya) — Banyak nikmat yang kerap dirasakan setiap hari tanpa disadari, mulai dari kesehatan hingga kesempatan bekerja di lingkungan yang nyaman dan religius. Pesan tersebut menjadi salah satu poin utama yang disampaikan Widyaiswara BDK Surabaya, Zainul Arief, saat memimpin apel pagi di BDK Surabaya, Senin (15/6/2026).

Dalam amanatnya, Zainul Arief mengajak seluruh pegawai untuk senantiasa mensyukuri berbagai nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Menurutnya, kesehatan merupakan salah satu nikmat yang sering dianggap biasa karena selalu menyertai aktivitas sehari-hari. Padahal, ketika kondisi kesehatan mulai terganggu, seseorang akan lebih menyadari betapa berharganya nikmat tersebut.

Selain kesehatan, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan ibadah. Kesibukan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai ASN tidak boleh membuat seseorang melupakan amalan-amalan yang selama ini telah menjadi kebiasaan baik.

“Aktivitas dan pekerjaan yang kita jalani jangan sampai membuat kita lalai dalam beribadah kepada Allah. Apa pun yang diberikan Allah kepada kita, mari kita ambil hikmahnya agar semakin dekat kepada-Nya,” ujarnya.

Menurutnya, lingkungan kerja yang nyaman dan religius merupakan nikmat yang patut disyukuri. Rasa syukur tersebut dapat diwujudkan melalui dedikasi, tanggung jawab, serta komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Pada kesempatan tersebut, Zainul turut mengajak seluruh pegawai untuk menyukseskan pelaksanaan Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) yang mulai berlangsung pada hari ini. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar sehingga program-program BDK Surabaya dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Ia menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan PJJ memerlukan dukungan dan kerja sama seluruh pegawai. Oleh karena itu, setiap unsur di lingkungan BDK Surabaya diharapkan dapat menjalankan perannya secara optimal demi tercapainya tujuan pelatihan serta peningkatan kualitas layanan lembaga.

Melalui amanat yang disampaikan, seluruh pegawai diajak untuk terus mensyukuri nikmat yang dimiliki, menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan ibadah, serta memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi BDK Surabaya.

Penulis: Dewi

Scroll to Top