Tujuh PNS BDK Surabaya Resmi Dilantik, Menteri Agama Tekankan Nilai Ikhlas hingga Amanah

SURABAYA, 21 Mei 2026 – Sebanyak tujuh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya resmi dilantik dan diambil sumpahnya secara daring dalam pelantikan serentak PNS Kementerian Agama se-Indonesia, Kamis (21/5/2026). Penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada tujuh PNS BDK Surabaya dilakukan langsung oleh Kepala BDK Surabaya, Dr. H. Muchammad Toha, S.Ag., M.Si., didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha Anton Sasono, S.E., M.AB.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari agenda nasional Kementerian Agama yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama RI secara virtual. Dalam arahannya, Menteri Agama menekankan pentingnya nilai-nilai spiritual, moral, dan profesionalisme sebagai fondasi utama aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Agama.

Dalam sambutannya, Menteri Agama mengingatkan bahwa ASN Kementerian Agama tidak hanya dituntut memiliki kompetensi kerja, tetapi juga harus menjaga akhlak dan integritas dalam kehidupan sehari-hari.

“Jam kerja pegawai Kementerian Agama di mata masyarakat adalah 24 jam. Di mana pun berada, masyarakat tetap melihat kita sebagai representasi Kementerian Agama,” ujar Menteri Agama.

Ia menegaskan bahwa identitas sebagai ASN Kementerian Agama melekat dalam kehidupan sosial sehingga setiap pegawai harus mampu menjaga perilaku, etika, dan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Menteri Agama juga memaparkan tujuh karakter utama yang harus dimiliki ASN Kementerian Agama, yakni ikhlas, sabar, tawaduk, ihsan, qanaah, amanah, dan hikmah.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi pedoman penting dalam menjalankan tugas pelayanan publik sekaligus membangun kehidupan pribadi yang baik.

“Ikhlas dalam bekerja, sabar menghadapi tantangan, tawaduk, selalu berbuat ihsan, qanaah, menjaga amanah, serta mengambil keputusan dengan hikmah adalah fondasi penting bagi ASN Kementerian Agama,” katanya.

Ia menambahkan, akhlak merupakan aspek yang paling mudah dinilai oleh masyarakat terhadap pegawai Kementerian Agama. Karena itu, ASN Kemenag harus mampu menjadi teladan di lingkungan kerja maupun kehidupan sosial.

Sementara itu, tujuh PNS BDK Surabaya yang menerima SK terdiri atas empat formasi Pranata Komputer Ahli Pertama, dua formasi Penata Laksana Barang Terampil, dan satu formasi Perencana Ahli Pertama.

Kepala BDK Surabaya, Muchammad Toha, menyampaikan harapannya agar seluruh PNS yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan terus menjaga semangat pengabdian.

Pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut menjadi momentum awal bagi para PNS untuk memperkuat komitmen sebagai pelayan masyarakat sekaligus representasi nilai-nilai Kementerian Agama di tengah kehidupan bermasyarakat.

Penulis: Alia

Scroll to Top