
Malang — Balai Diklat Keagamaan Surabaya kembali menghadirkan program penguatan kompetensi bagi kepala madrasah melalui Pelatihan Kepala Madrasah Angkatan 1 sampai 3 yang dilaksanakan di MA Al Ma’arif Singosari, Kabupaten Malang, pada 18–22 Mei 2026.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara BDK Surabaya dengan KKMI Kabupaten Malang dalam upaya meningkatkan kualitas kepemimpinan dan tata kelola madrasah di lingkungan Kementerian Agama.
Pelatihan secara resmi dibuka pada Senin (18/5/2026) oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, H. Sahid. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kepala madrasah memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan lembaga pendidikan. Menurutnya, kepala madrasah saat ini dituntut tidak hanya mampu menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi pemimpin pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan inspiratif.
“Madrasah membutuhkan pemimpin yang mampu membawa perubahan positif, membangun budaya kerja yang baik, serta mampu menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang,” ujarnya.
Sebanyak 40 peserta mengikuti pelatihan pada masing-masing angkatan. Para peserta berasal dari berbagai madrasah di wilayah Kabupaten Malang dan akan mengikuti rangkaian pembelajaran yang berfokus pada penguatan kompetensi kepemimpinan, manajerial, supervisi, hingga pengembangan budaya mutu di madrasah selama lima hari pelaksanaan kegiatan.
Melalui kegiatan ini, BDK Surabaya bersama KKMI Kabupaten Malang berharap para kepala madrasah dapat semakin meningkatkan kapasitas diri sekaligus memperkuat kualitas layanan pendidikan di satuan kerja masing-masing. Selain menjadi ruang peningkatan kompetensi, pelatihan ini juga diharapkan menjadi wadah kolaborasi dan berbagi praktik baik antar kepala madrasah dalam menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang.
Penulis: Dewi


