
Mojokerto (4/5/2026) — Penguatan kualitas pendidikan Raudhatul Athfal (RA) terus menjadi perhatian bersama. Sebagai langkah nyata meningkatkan kompetensi kepemimpinan di lingkungan RA, Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) Kabupaten Mojokerto bekerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya menggelar Pelatihan Kepala RA yang resmi dimulai pada Senin (4/5/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh dua angkatan peserta yang berasal dari berbagai RA di Kabupaten Mojokerto. Pelatihan dijadwalkan berlangsung selama lima hari ke depan dengan fokus pada penguatan kompetensi manajerial dan kepemimpinan kepala RA dalam mengelola lembaga pendidikan yang profesional dan adaptif.
Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, Muttakin. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini harus dimulai dari kepemimpinan yang kuat dan kompeten di tingkat satuan pendidikan.
Menurutnya, kepala RA memiliki peran strategis sebagai penggerak utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas, inovatif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang.
“Pelatihan ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar mampu meningkatkan kapasitas kepala RA dalam mengelola lembaga secara lebih baik,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KKRA Kabupaten Mojokerto, Uswatun Chasanah. Ia menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama dengan BDK Surabaya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan RA.
Selama pelatihan berlangsung, peserta akan didampingi oleh widyaiswara BDK Surabaya bersama panitia penyelenggara. Berbagai materi disiapkan untuk memperkuat kompetensi peserta, baik dalam aspek kepemimpinan, pengelolaan lembaga, maupun pengembangan mutu pendidikan.
Melalui kegiatan ini, KKRA Kabupaten Mojokerto bersama BDK Surabaya berharap para kepala RA dapat semakin siap menghadirkan tata kelola pendidikan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik di era yang terus berkembang.
Penulis: Dewi



